OK

Siklus Hidrologi: Pengertian, Jenis serta Proses Lengkapnya yang Patut Diketahui

03/06/2022 by Adhitya Putra

ilustrasi-siklus-hidrologi

Siklus hidrologi menjadi komponen penting dalam kehidupan di bumi. Yuk, simak pengertian, jenis dan ulasan prosesnya selengkapnya berikut ini.

Pernahkah kamu bertanya-tanya, apakah air di bumi akan habis bila digunakan terus menerus oleh manusia?

Nah, jawabannya dengan bantuan siklus hidrologi ketersediaan air di bumi tetap terjaga.

Mari, berkenalan lebih lanjut dengan siklus tersebut.

Pengertian Siklus Hidrologi

Melansir dari laman Akupintar.id, siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang menggambarkan pergerakan molekul air (H2O) dari atmosfer ke bumi.

Oleh sebab itu, proses biogeokimia tersebut dikenal pula sebagai siklus air.

Proses siklus air tersebut tidak pernah berhenti, sehingga membentuk rangkaian melingkar perjalanan molekul H20 di bumi.

Selain menyangkut pergerakan air, hidrologi juga membahas kualitas air yang dapat dikonsumsi hingga penyebarannya di bumi.

Adapun fungsi dari siklus tersebut adalah mempertahankan ketersediaan air, serta menjaga intensitas cuaca dan suhu di bumi, termasuk munculnya hujan dan salju.

Secara keseluruhan, siklus hidrologi membantu keseimbangan ekosistem, dan menjaga kebutuhan hidup makhluk di bumi.

Karena proses itulah menyebabkan air di bumi tidak pernah habis selama siklus air berjalan semestinya.

Berbagai Jenis Siklus Air

gambar siklus hidrologi

(sumber: Encyclopaedia Britannica)

Ada berbagai macam jenis siklus hidrologi berdasarkan pada jumlah tahapan yang dilalui air. Berikut ini penjelasannya.

1. Siklus Pendek

Proses ini diawali dari evaporasi atau penguapan air laut ke atmosfer. Uap air akan mengalami kondensasi dalam ketinggian tertentu hingga membentuk awan.

Kemudian, awan yang tidak kuat dengan beban air akan mengalami presipitasi.

Tahapan presipitasi adalah proses jatuhnya materi yang dicurahkan dari atmosfer ke permukaan bumi, dalam bentuk cair (hujan) serta padat (salju).

2. Siklus Sedang

Hampir sama dengan proses sebelumnya, siklus sedang ketika air laut menguap, tetapi uap air terbawa angin ke daratan.

Pada ketinggian tertentu, uap akan mengalami proses kondensasi, sehingga menjadi awan dan muncul hujan yang jatuh di daratan.

Dalam siklus hidrologi ini, air hujan akan meresap ke dalam tanah. Ada pula yang diserap akar tumbuhan.

Selain itu, air hujan juga akan jatuh ke sungai dan parit. Kemudian, sebagian air akan melewati berbagai macam saluran yang membawanya kembali ke laut.

3. Siklus Panjang

Siklus ini terjadi karena proses evaporasi dan kondensasi air, yang membentuk awan.

Kemudian awan terbawa angin ke tempat lebih tinggi di daratan, seperti pegunungan,

Bentukan awan itu kemudian berkumpul dengan uap air hasil evaporasi danau, sungai, dan transpirasi tumbuhan.

Ketinggian tempat memengaruhi uap air yang menyentuh lapisan udara dingin, hingga berubah menjadi salju dan terjadilah hujan.

Ragam Proses Siklus Hidrologi

siklus hidrologi alias siklus air

(sumber: siswipedia.com)

1. Prose Evaporasi

Evaporasi adalah berubahnya air menjadi gas, sehingga dapat naik ke atmosfer bumi.

2. Transpirasi

Proses penguapan ini tidak berbeda jauh seperti tahap evaporasi.

Hanya saja, dalam transpirasi merupakan penguapan yang terjadi pada makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan.

3. Evapotranspirasi

Proses ini terjadi pada lingkungan air maupun pada jaringan makhluk hidup lainnya.

4. Prose Sublimasi

Sublimasi adalah proses berubahnya es yang ada di area kutub atau di puncak gunung menjadi uap air, meski tanpa melalui fase pencairan dahulu.

5. Kondensasi

Proses ini terjadi akibat perubahan uap air menjadi partikel-partikel es, yang ukurannya sangat amat kecil.

6. Adveksi

Dalam tahap siklus hidrologi ini, awan berpindah dari satu titik ke titik lain dalam satu horizontal karena arus angin atau adanya perbedaan tekanan udara.

7. Presipitasi

Proses siklus air tersebut terjadi saat awan mencair, karena suhu udara yang tinggi. Inilah yang menyebabkan terjadinya hujan.

8. Run Off

Disebut juga dengan limpasan yaitu proses pergerakan air dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah di bumi.

9. Infiltrasi

Proses pergerakan air yang masuk menyerap ke dalam pori-pori tanah. Secara lambat proses infiltrasi ini akan membawa air tanah menuju kembali ke laut.

10. Konduksi

Proses pemanasan ini terjadi akibat molekul udara yang ada di dekat permukaan bumi.

Nah, itulah pengertian siklus hidrologi, jenis serta berbagai prosesnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya!.

Baca juga ulasan artikel terkait materi pelajaran lainnya, hanya di artikel.rumah123.com.

Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com dan 99.co, karena kami #AdaBuatKamu.

Rekomendasi terbaik untuk memiliki rumah tapak di kawasan Bekasi, Jawa Barat pastinya adalah Srimaya Residence.


Tag: , ,


Adhitya Putra

Adhitya Putra

Penulis Rumah123.com yang sedang menekuni peran sebagai Jurnalis di bidang properti. Merasa antusias dengan penulisan SEO dan fotografi bergenre hitam putih.