Pendiri Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat Yaitu Dian Al Mahri Meninggal Dunia Pada Jumat (29/03/2019). Masjid Ini Memiliki Banyak Keunikan (Foto: Rumah123/iNews.id)

Pendiri Masjid Kubah Emas Depok, Dian Djuriah Rais binti H. Muhammad Rais meninggal dunia pada Jumat (29/03/2019) ini. Peninggalannya berupa Masjid Kubah Emas atau Masjid Dian Al Mahri pasti selalu dikenang. Kamu sudah pernah ke sini, belum?

Dian Djuriah lebih akrab disapa dengan Dian Al Mahri. Perempuan ini meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta dalam usia 70 tahun. Dia merupakan orang yang menggagas pendirian masjid ini.

Seperti dikutip dari Detik.com dan beberapa sumber lainnya, ada sejumlah fakta menarik mengenai masjid yang berada di Depok, Jawa Barat ini. Mau tahu apa saja?

Baca juga: Hmm, Ini Dia Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

Pertama, kubah masjid dilapisi emas. Sesuai dengan julukannya, Masjid Kubah Emas, kubah masjid memang dilapisi emas 22 karat. Ada juga yang menyatakan emas 24 karat.

Masjid ini memiliki lima kubah, satu kubah besar dan empat kubah kecil, semuanya dilapisi emas setebal 2-3 mm. Selain kubah yang dilapisi emas, relief hiasan di area imam shalat juga terbuat dari emas 18 karat.

Tidak hanya itu lho, pagar di lantai dua dan hiasan pada 168 mahkota masjid terbuat dari sisa emas atau prado. Wah, memang sesuai dengan namanya ya.

Baca juga: Katanya, Keramik Iznik yang Percantik Masjid Biru. Kayak Apa Sih?

Kedua, Dian mendesain sendiri masjid ini. Wanita pengusaha asal Banten ini merancang masjid ini. Masjid ini mempunyai perpaduan desain arsitektur Timur Tengah, Persia, dan India.

Dian juga ikut dalam merancang desain interior masjid. Salah satu desain interior paling menarik dari masjid ini adalah adanya awan pada bagian langit-langit.

Ketiga, material masjid harus diimpor. Sejumlah material yang ada di masjid ini harus diimpor dari luar negeri. Dian juga mencari lampu ke luar negeri termasuk mendatangan lampu gantung dari Austria seberat 2,7 ton.

Baca juga: Masjid yang Sarat Filosofi Arsitektur Jawa

Material granit untuk enam menara didatangkan dari Italia. Sementara material marmer diimpor dari Turki dan Italia.

Keempat, struktur bangunan memiliki makna. Masjid ini memiliki lima kubah berlapis emas yang melambangkan rukun Islam, sementara enam menara melambangkan rukun iman.

Kelima, tujuan wisata religi. Masjid ini memiliki luas sekitar 50.000 meter persegi, berdiri di atas lahan seluas 50 hektare. Masjid ini dapat menampung 20.000 jamaah.

Baca juga: Raih Emas Asian Games 2018, Pesilat Indonesia Bakal Bangun 3 Masjid

Masjid ini menjadi tujuan wisata religi favorit bagi wisatawan domestik dan juga mancanegara. Hampir 7.000 orang datang setiap harinya ke masjid ini.

Nah, buat kamu yang beragama Islam, coba deh untuk meluangkan waktu datang dan shalat di masjid ini. Biasanya saat bulan Ramadhan, masjid ini selalu ramai. Yuk, sempatkan untuk shalat tarawih di sini.

Bagikan: 1571 kali