Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto) Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)

Ingin merenovasi rumah saat musim hujan? Rasanya kurang pas ya karena renovasi atau pembangunan ruman lebih aman saat musim panas.

Saat musim panas, udara dan paparan sinar matahari bisa mempercepat proses pengeringan. Tentunya ini menghemat waktu pengerjaan.

Sementara kalau saat musim hujan, proses pengerjaan bisa terganggu. Cipratan air hujan beresiko merusak kualitas material, struktur atap atau dinding belum mengering sempurna.

Baca juga: Rumah Baru atau Rumah Bekas? Pilih yang Mana ya?

Nah, meski begitu kamu tetap bisa melakukan renovasi saat musim hujan. Berikut ini ada tipsnya kok.

Pertama, kamu harus mengamankan bahan material yang akan digunakan dari cipratan air hujan. Kamu harus menyediakan tempat khusus atau memasang terpal.

Kamu mesti memahami kalau pelapukan material yang disebabkan oleh air akan memengaruhi kualitas struktur atau pondasi bangunan.

Kedua, kamu harus memerhatikan kondisi cuaca. Kamu tidak boleh memaksakan pekerjaan renovasi saat hujan turun.

Cipratan air hujan akan memengaruhi kualitas adukan semen yang berakibat pada masalah struktur di kemudian hari seperti dinding retak. Untuk itu, kamu harus menunda sejenak bila hujan turun seraya menutup area renovasi dengan terpal.

Bagikan:
3279 kali