pulau sentinel utara

Pernah membayangkan traveling ke Pulau Sentinel Utara? Kecuali kamu punya nyali besar untuk menghadapi hujan panah dari penduduk setempat!

Kamu udah traveling ke mana? Biasanya kaum milenial doyan traveling yang nggak biasa, pergi ke tempat yang bukan destinasi wisata kebanyakan.

Tapi pernah nggak kamu terpikir untuk traveling ke Pulau Sentinel Utara? Butuh nyali super gede

Generasi milenial memang suka traveling unik. Mereka suka menginap di hotel biasa, ngobrol dengan penduduk setempat, wisata kuliner, dan lainnya.

Tapi bagaimana rasanya ya kalau bertemu suku benar-benar terasing seperti Suku Sentinel. Kayaknya menarik, tapi risikonya nyawa melayang, Ngeri bener ya.

Warga negara Amerika Serikat, John Allen Chau meregang nyawa usai dipanah oleh anggota suku pada November 2018.

Dia seorang misionaris yang kedatangannya bikin suku ini senewen, mungkin kedatangan dianggap mengganggu.

Penduduk Pulau Sentinel Utara Memilih Menutup dari Dunia Luar

Suku Sentinel memang unik. Mereka nggak pernah gaul sama suku lain, bahkan sama tetangga yang beda pulau.

Kabarnya, mereka sudah menyendiri sejak 55.000 tahun lalu. Alamak, ga gaul banget ya.

Sejumlah pakar menyatakan suku ini berasal dari Afrika. Mereka merupakan gelombang awal perpindahan manusia dari Afrika ke Asia pada 60.000 tahun lalu.

Bayangkan kalau tahun Masehi baru dimulai 2000 tahun lalu. Ya, hitung saja sendiri sudah berapa lama.

Suku Sentinel masih melakukan food gathering. Mereka masih berburu makanan seperti halnya manusia di Zaman Batu. Gokil banget kan?

Mereka tinggal di Pulau Sentinel Utara, salah satu pulau dalam gugusan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India.

Ada sekitar 572 pulau di kawasan ini. Sebenarnya, Sentinel Utara dekat dengan pulau lainnya, namun Sentinel memilih tidak berhubungan dengan suku lain.

Suku ini menutup diri dari dunia luar gara-gara pengalaman buruk. Tidak banyak kontak terjadi antara suku ini.

Pemerintah India Melindungi Penduduk Pulau Sentinel Utara

Antropolog India, tim dari National Geographic, Angkatan Laut Inggris, menjadi segelintir pihak yang menjalin kontak.

Namun, kontak hanya sebatas memberikan makanan seperti kelapa. Selebihnya, kontak berupa hujan panah dari suku Sentinel. Sejumlah orang menjadi korban panah.

Pemerintah India sudah sejak lama melindungi suku ini. Jangankan mendarat, mendekati pulau dari jarak beberapa kilometer bakal ditangkap.

Mereka dilindungi karena banyak hal. Kalau mereka kontak dengan orang luar, mereka akan terkena virus, bakteri, dan lainnya. Mereka belum memiliki kekebalan.

Hmm, kalau boleh masuk, kamu yakin punya nyali traveling ke sana? Hati-hati kena panah bro and sis. Kalau panah asmara nggak masalah, ini panah beneran.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Citra Sentul Raya.

Bagikan:
906 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia