Foto: iStock Photo Foto: Rumah123/ iStock

Kalau kamu ingin jadi pebisnis properti, sebaiknya jangan ditunda-tunda deh! Mengapa? Karena tiap tahun harga lahan dan hunian terus naik.

Menurut Executive Director Century 21-Ciputra Group sekaligus alumni Panangian School Property (PSP), Fach Suherman, jika ingin menjadi investor properti, maka faktor lokasi merupakan poin utama perhatian saat membeli properti.

"Jangan asal lihat ini bagus, langsung beli. Saya sarankan pilih lokasi sun rise. Jika memilih lokasi sun rise (kawasan yang sedang berkembang) maka penyewaannya bisa naik delapan persen," katanya di Panangian School Property Jakarta, Sabtu (26/11).

Baca juga: Konon, Tangerang Bagus Untuk Investasi Properti. Buktinya?

Kemudian, lanjutnya, sewakan selama 5 tahun dengan harga berkisar Rp2,5-3 juta. Uang sewa tersebut bisa digunakan untuk membayar cicilan pembelian properti.

"Jangan lupa, uang jangka pendek lima tahun dibuat cicilan 5 tahun juga. Pastikan uang penghasilan dari sewa ada lebih. Jika sudah lebih dari lima tahun, properti yang dimiliki bisa dijual untuk dibuat entah itu Rukan atau Ruko. Uang itu bisa juga buat beli lahan, jika ingin merambah menjadi developer. Rumusnya beli-sewa-jual," ucapnya.

Baca juga: Kawasan Jakarta Timur Berpotensi Jadi Property Sunrise

Tahun ini, menurutnya, waktu yang tepat untuk berinvestasi. Apalagi sejak dikeluarkannya sejumlah regulasi, bakal menjadikan segmen properti semakin menggiurkan.

"Kenapa saya bilang tahun ini bagus (investasi)? Karena tahun 2018 harga properti akan booming. Apalagi banyaknya transportasi MRT (Mass Rapid Transit), LRT (Light Rail) akan beroperasional. Ditambah, tax amnesty para pemilik uang miliaran hingga triliunan ini pasti larinya ke properti. Harusnya dari dulu tax amnesty ini diberlakukan, karena di Singapura sendiri sudah lama berjalan. Properti di sana bagus-bagus, bukan?" tuturnya. (Wit)

Bagikan: 5631 kali