Mafia Tanah Jakarta Timur Sertifikat Tanah. (Foto: RRI.co.id)

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan menyerahkan sertifikat bagi tiga juta bidang tanah pada akhir tahun 2021. 

Koordinator Bidang Acara, Protokol, dan Publikasi Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) 2021 sekaligus Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati mengonfirmasi hal tersebut. 

"Selebihnya, kita akan persiapkan untuk penyerahan sertifikat selanjutnya bersama Bapak Presiden sejumlah tiga juta bidang. Kita harapkan, sertifikat ini diserahkan akhir tahun (2021)," ungkap Yulia dilansir dari Kompas.com. 

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa akan dibagikan sertifikat di daerah-daerah sebagai bagian dari rangkaian Hantaru 2021. 

Yulia melanjutkan, kegiatan-kegiatan penyerahan sertifikat ini diharapkan akan berjalan sesuai dengan kebutuhan. 

Misalnya, jika di wilayah tersebut telah diselesaikan sertifikasi tanahnya, tingginya permintaan masyarakat, dan ada kegiatan di daerah akan dimungkinkan adanya penyerahan aset tersebut. 

Jokowi Telah Membagikan 124.120 Sertifikat Tanah

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menyerahkan 124.120 sertifikat tanah di Istana Bogor, Rabu (22/9/2021). 

Jumlah sertifikat tanah tersebut merupakan hasil dari redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota. 

Dari total 124.120 sertifikat yang diserahkan kepada masyarakat, sebanyak 5.512 sertifikat di antaranya merupakan hasil penyelesaian konflik agraria di 7 provinsi dan 8 kabupaten/kota. 

Presiden mengatakan, penyerahan sertifikat tanah kali ini sangat istimewa karena merupakan tambahan tanah baru untuk rakyat. Tanah tersebut, kata Jokowi, merupakan hasil perjuangan bersama antara warga, kelompok-kelompok organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah.

Bukti Komitmen dan Cara Penyelesaian Konflik Agraria

Jokowi menyampaikan, penyerahan sertifikat ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian ruang hidup yang adil bagi masyarakat. 

Hal itu akan membantu masyarakat menengah ke bawah dan tak mampu untuk mendapatkan hunian yang layak.

Tak hanya itu, ia juga menganggap hal tersebut sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan konflik agraria. 

Dengan begitu, konflik agraria dapat berkurang dari waktu ke waktu.

"Saya tegaskan kembali komitmen negara untuk betul-betul mengurai konflik agraria yang ada, mewujudkan reforma agraria bagi masyarakat, memastikan ketersediaan dan kepastian ruang hidup yang adil bagi rakyat," tegas Jokowi. 

Ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga sertifikat tanah yang telah diberikan tersebut dengan baik. 

Dia mengatakan, jangan sampai sertifikat yang telah dimiliki masyarakat hilang, rusak atau beralih ke tangan orang lain.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Cluster Custom Homes at Menteng Village hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
301 kali