jakarta banjir- rumah123.com Setelah Banjir Surut, Ada Beberapa Hal yang Harus Dilakukan Untuk Membersihkan Rumah Di Antaranya Menggunakan Cairan Disinfektan dan Memakai Sepatu Bot (Foto: Rumah123/Getty Images)

Usai banjir telah surut, ada sejumlah hal yang harus kamu lakukan. Saatnya untuk membersihkan rumah dari sisa banjir yang penuh kotoran dan lumpur.

Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir pada Rabu (01/01/2020). Pastinya kamu melihat bagaimana air menggenangi sejumlah kawasan dari televisi, media online, media sosial, atau video yang disebarkan melalui aplikasi percakapan.

Air berwarna kecoklatan menerjang perumahan. Banjir juga menghanyutkan sejumlah mobil. Kamu bisa membayangkan betapa dahsyatnya banjir.

Baca juga: Waspada, Ada 86 RW di Jakarta yang Ternyata Rawan Banjir

Tidak hanya itu, banjir membawa lumpur dan kotoran. Setelah banjir, biasanya muncul banyak penyakit seperti penyakit kulit, diare, dan lainnya. Air bersih yang terbatas membuat orang bisa terjangkit penyakit.

Nah, bayangkan kalau rumah kamu yang terendam banjir. Ada sejumlah hal yang harus lakukan agar rumah kamu kembali bersih dan dapat dihuni lagi.

Situs properti Rumah123.com mengulas sejumlah hal yang bisa kamu lakukan usai banjir telah surut. Yuk, saatnya untuk berbenah dan membersihkan rumah.

1. Jangan Pulang ke Rumah Kecuali Telah Dinyatakan Aman dan Banjir Telah Surut

Sebaiknya kamu tidak kembali ke rumah kecuali banjir telah surut atau keadaan telah aman. Bisa jadi ada kemungkinan banjir kiriman atau curah hujan masih tinggi.

Kalau banjir telah surut, kamu bisa kembali ke rumah. Kamu dan anggota keluarga yang lainnya yang sudah dewasa bisa mulai bersiap untuk membersihkan rumah.

2. Jangan Segera Menyalakan Aliran Listrik

Ada baiknya kamu menunggu pengumuman dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) kalau aliran listrik telah aman. Cari informasi mengenai hal ini.

Saat banjir, biasanya PLN akan mematikan listrik kalau banjir besar melanda suatu kawasan. Ada kemungkinan juga gardu atau jaringan listrik terendam air.

Kamu bisa juga menghubungi teknisi listrik untuk memeriksa aliran listrik di rumah dan juga peralatan elektronik. Jangan sampai saat kamu menyalakan listrik, terjadi arus pendek atau korsleting.

3. Membersihkan Rumah dengan Cairan Disinfektan

Kamu harus membersihkan lantai rumah dan dinding dengan menggunakan cairan disinfektan. Larutan ini bisa membunuh kuman-kuman.

Jangan lupa untuk membersihkan furnitur yang terendam banjir. Kamu bisa menggunakan lap yang telah diberikan cairan disinfektan saat membersihkan perabot rumah tangga.

Saat membersihkan rumah, pastikan tidak ada yang tertinggal. Air banjir yang kotor bisa meninggalkan sumber penyakit. Kalau sofa dan tempat tidur sempat terendam, segera keringkan dengan alat pengering.

4. Hindari untuk Terpapar Air Banjir Atau Sisa Air Banjir

Sebaiknya kamu menghindari kontak dengan air banjir lantaran memang kotor apalagi jika kaki kamu ada yang luka. Ada baiknya kamu menggunakan sepatu bot. Pastinya masih ada sisa lumpur yang masih mengotori rumah.

Jika kamu tidak memiliki sepatu bot, gunakan saja sandal. Pastikan kamu memakai alas kaki. Setelah membersihkan rumah, jangan lupa untuk mandi agar kamu tidak terkena penyakit.

5. Memiliki Cadangan Air Bersih

Kamu harus mempunyai cadangan air bersih. Tentunya percuma kalau kamu membersihkan rumah dengam memakai air kotor.

Pastikan mesin pompa air berfungsi, begitu juga dengan aliran PAM. Air bersih ini tidak hanya digunakan untuk membersihkan rumah, namun juga untuk membersihkan diri kamu agar terhindar dari penyakit.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Operator MRT Jakarta Telah Bersiap Antisipasi Banjir

Bagikan: 2310 kali