guru honorer Sumber: Siedoo

Guru-guru honorer di Indonesia kerap disebut memiliki angka yang jauh dari kata layak. 

Bahkan, meski mereka telah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun tanpa kepastian status kerja. 

Gaji guru honorer ini bahkan sering viral karena jumlahnya yang tak masuk akal. 

Salah satunya adalah kisah seorang guru honorer bernama Hervina di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Kala itu, ia mengunggah gajinya selama empat bulan yang hanya Rp700.000 di media sosial. 

Jika dibagi menjadi empat bulan, maka gaji Hervina hanyalah Rp175.000 per bulan. 

Unggahan miliknya pun kemudian viral di media sosial yang kemudian berakhir dengan pemecatan. 

Para guru yang belum berstatus Pegawai Negeri Sipil ini memang diperbantukan di beberapa sekolah negeri atau sekolah milik negara di seluruh Indonesia.

Hal itu bertujuan untuk mengisi kekurangan bahkan kekosongan tenaga pendidik.

Lalu, berapa sebenarnya kisaran upah guru honorer di Indonesia? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini:

Perhitungan Gaji Guru Honorer

Dana yang berasal komite sekolah dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi sumber utama gaji guru honorer. 

Untuk itu, gaji yang diterima para guru honorer ini biasanya mengikuti jadwal pencairan dana BOS yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali. 

Berikut skema pencairan dana BOS:

- 3 bulan pertama 20 persen. - 3 bulan kedua 40 persen. - 3 bulan ketiga 20 persen. - 3 bulan keempat 20 persen.

Sementara untuk dana BOS Daerah nilainya bergantung dari pemerintah kota masing-masing. 

Dalam menyusun rancangan kerja dan anggaran aturan, setidaknya 20% dari dana BOS Daerah dialokasikan untuk belanja pegawai, 70% untuk barang jasa, dan 10% untuk modal.

Nah, untuk gaji guru honorer ini masuk dalam dana belanja pegawai yang persentasenya hanyalah 20% dari total dana BOS. 

Dana tersebut nantinya akan dibagi kepada staf kependidikan lainnya seperti sekuriti, tata usaha, kebersihan, dan staf lainnya.

Daftar Gaji Guru Honorer 2021 

gaji guru honorer Sumber: CNN Indonesia

Dalam APBN, anggaran pendidikan saat ini mencakup 20 persen yang disebar ke 20 kementerian dan lembaga serta ditambah untuk transfer daerah.

Dari 20 persen tersebut (sekitar Rp441 triliun), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya diberikan 9 persennya atau sekitar Rp39 triliun.

Adapun Rp10 triliun dari anggaran tersebut mencakup Kartu Indonesia Sehat. 

Alokasi dana tersebut tentu menjadi kabar baik bagi guru PNS. 

Sayangnya, hal tersebut tak berlaku bagi guru honorer. 

Jumlah gaji yang didapatkan oleh guru honorer tentu berbeda tergantung daerahnya. 

Kini, gaji guru honorer yang dinilai memiliki angka paling besar ada di ibu kota Jakarta. 

DKI Jakarta menetapkan gaji Guru Honorer SMA sebesar Rp4.590.000 dengan tunjangan Rp229.500 per bulan.

Sementara untuk daerah lainnya, masih berada di kisaran antara Rp500 ribu hingga Rp1.000.000 per bulan. 

Bahkan, beberapa sekolah di daerah yang kekurangan dana terpaksa memberikan upah para guru honorer ini hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. 

Salah satunya seperti cerita milik Hervina di atas yang hanya dibayar dengan Rp175.000 per bulan. 

Meski demikian, Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim berjanji menaikkan gaji guru honorer minimal sama dengan UMP dan UMK.

Artinya rata-rata gaji guru honorer 2021 ini bisa jadi naik di angka Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000 tergantung besaran UMP atau UMK di masing-masing daerah. 

Bisakah Guru Honorer Bisa Menjadi Guru PNS?

Seorang guru honorer tetap berpeluang menjadi guru PNS agar dapat mendapatkan gaji yang lebih besar. 

Meski begitu, ada beberapa tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk naik tingkat dari guru honorer menjadi guru PNS.

Pemerintah umumnya memberikan prioritas yang sama bagi K1 (guru honorer yang digaji dari dana APBD/APBN) maupun K2 (guru honorer yang digaji dari dana non APBD/APBN atau dana komite dan dana BOS).

Prioritas kenaikan tingkat tersebut biasanya diberikan kepada guru honorer yang memiliki masa kerja minimal satu tahun. 

Tak hanya itu, maksimal usia guru honorer adalah 45 tahun berdasarkan dengan periode yang ditentukan.

Pembukaan pendaftaran bagi guru honorer yang ingin diangkat menjadi guru PNS harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah. 

Dalam hal ini adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai dengan mandat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti B Residence hanya di www.rumah123.com. 

Bagikan:
1222 kali