teknologi industri properti- rumah123.com Ilustrasi Orang Menggunakan Virtual Reality. Ada Sejumlah Perkembangan Teknologi yang Akan Memengaruhi Industri Properti (Foto: Rumah123/Getty Images)

Teknologi sudah lama merambah properti. Di masa depan, teknologi tinggi termasuk internet akan mengubah industri dan pasar properti.

Perkembangan teknologi memang pesat. Saat ini, orang bisa mencari properti hanya dengan duduk santai di depan laptop atau smartphone.

Ada banyak marketplace atau situs properti yang menyediakan informasi mengenai jual, beli, hingga sewa properti. Pilihan properti juga beragam mulai dari rumah, apartemen, hingga properti komersial seperti ruko (rumah toko), kantor, toko, dan lainnya.

Baca juga: Penggunaan Teknologi Pastikan Kredibilitas Real Estate Awards 2019

Saat ini, properti juga berkembang dengan produk seperti co-working atau co-living. Generasi milenial yang mendominasi angkatan kerja menyukai tempat bekerja seperti co-working.

Sederetan hal ini menjadi pembahasan dalam Seminar Manajemen Properti Berbasis Teknologi yang dilaksanakan di Jakarta pada Rabu (18/12/2019). Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), badan layanan umum (BLU) di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keynote speech dalam acara ini. Seminar ini terbagi dalam dua sesi.

Baca juga: Rumah123.com Gunakan Inovasi Teknologi dalam Real Estate Awards 2019

Sesi pertama menghadirkan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Encep Sudarwan, Deputi Pelayanan Penanaman Modal BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Husen Maulana, Prof Ir Marsudi Wahyu Kisworo yang juga akademisi, serta Ketua Umum AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia) Lukas Bong.

Sementara sesi kedua menghadirkan Country General Manager Rumah123.com Maria Herawati Manik, Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari, Managing Partner Coldwell Banker Advisory Tommy H. Bastamy, CEO (Chief Executive Officer) & Country Sales Head OYO Indonesia Andreas Agung H, dan CEO Sembilan Matahari M. Adi Panuntun. Kedua sesi wawancara ini dipandu oleh penyiar CNBC Indonesia Juanita Wiratmaja.

Inovasi Teknologi yang Akan Mempengaruhi Industri Properti

Ada lima hal yang mengubah dan memengaruhi dunia properti. Lima hal itu adalah digitalisasi, globalisasi, pembangunan yang berkelanjutan, demografi, dan urbanisasi.

Saat ini, semua serba digital. Internet memudahkan orang untuk mencari hunian, bahkan untuk hunian sewa. Dalam sebuah penelitian, ada sejumlah industri yang terancam dengan kemajuan teknologi terutama internet.

Hal ini harus diantisipasi. Perusahaan properti harus bisa memulai mengadopsi teknologi terutama untuk pemasaran. Tengok saja bagaimana sejumlah perusahaan seperti Uber atau Airbnb. Uber menjadi perusahaan transportasi terbesar tanpa memiliki kendaraan operasional. Airbnb menjadi perusahaan jasa penyewaan hunian tanpa memiliki kamar.

Baca juga: Pakai Teknologi Biometric Neuromarketing, Rumah123 Real Estate Awards 2018 Bebas ‘Settingan’

Untuk itu, perusahaan berbasis properti harus menerapkan sepuluh hal. Kesepuluhnya adalah data analytic, machine learning, technology censor/IoT, technology geo spatial information system, block chain, indoor mapping, building information modelling, technology drone, 3d printing, hingga virtual reality.

Sekarang semuanya berbasis teknologi. Konsumen terutama generasi milenial bisa membandingkan harga hunian. Perusahaan bisa mencari konsumen berdasarkan data konsumen yang lebih terperinci.

Ketika membangun properti, perusahaan properti bisa memanfaatkan informasi teknologi tinggi. Drone bisa digunakan memantau pembangunan.

Baca juga: Tidak Akrab dengan Teknologi? Agen Properti Bakal Ketinggalan Lho

Teknologi cetakan tiga dimensi atau 3d printing memudahkan developer membangun hunian. Hingga virtual reality (VR) memudahkan konsumen dalam melihat hunian incaran tanpa perlu mendatangi marketing gallery atau show unit.

Bagikan:
1363 kali