ibu kota negara- rumah123.com Ilustrasi Kota, Sayembara Ibu Kota Negara Diikuti Oleh Ratusan Peserta. Ada Sejumlah Peserta dari Luar Negeri. Indonesia Akan Memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sayembara ibu kota negara diikuti oleh ratusan peserta. Pemerintah telah menunjuk konsultan dan juga akan membentuk badan otorita.

Pemerintah Indonesia menyelenggarakan Sayembara Ibu Kota Negara sejak 3 Oktober 2019. Masyarakat yang memiliki kemampuan mendesain tata kota, lanskap, dan lainnya dipersilahkan untuk mengikutinya.

Salah satu persyaratan peserta sayembara memang mengharuskan untuk memiliki kemampuan madya dalam hal tersebut. Situs berita online Detik.com melansir bahwa ada 672 peserta yang mengikuti sayembara ini hingga Jumat (18/10/2019). Sayembara sempat diperpanjang hingga Senin (21/10/2019).

Baca juga: Sayembara Desain Ibu Kota Negara Berhadiah Rp2 Miliar, Yuk Ikutan

Para peserta juga ada yang masih berstasus mahasiswa jurusan arsitektur Universitas Trisakti, Jakarta. Kelompok ini terdiri dari sejumlah mahasiswa dan juga dosen arsitektur.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis H. Sumadilaga menyatakan sejumlah peserta asing juga ikut serta dalam sayembara ini. Pemerintah memang mengizinkan warga negara asing untuk ikut serta.

Danis menjelaskan ada 12 kelompok pendaftar sayembara dari luar negeri. Tetapi, dia belum mengetahui secara rinci mengenai para peserta ini.

Konsultan Asing Menyiapkan Masterplan Ibu Kota Negara

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menyatakan pemerintah sudah menunjuk konsultan McKinsey & Company.

McKinsey & Company merupakan perusahaan konsultan asal Amerika Serikat. Perusahaan ini berdiri pada 1964 silam. McKinsey & Company memiliki sejumlah kantor cabang termasuk di Indonesia.

Nantinya, McKinsey & Company akan mempersiapkan pra masterplan atau rancang bangun awal ibu kota negara. Bambang menyatakan sebagian anggota tim merupakan ahli dari Indonesia.

Baca juga: Destinasi Wisata Apa yang Ada di Ibu Kota Baru Indonesia?

Perusahaan ini akan melakukan studi kelayakan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Ibu kota negara berada di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, keduanya merupakan kabupaten di Kalimantan Timur.

Lokasi ibu kota negara baru tidak jauh dari Samarinda dan Balikpapan. Samarinda merupakan ibu kota Kalimantan Timur, sementara Balikpapan adalah kota industri terbesar di Kalimantan.

McKinsey Indonesia akan mengambil studi awal pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara. Hal ini termasuk dampak sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Berapa Harga Tanah di Ibu Kota Baru, Penajam Paser Utara

Deputi Bidang Pengembangan Regional Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rudy Soeprihadi Prawiradinata menyatakan McKinsey tidak akan melakukan studi dari nol. Pemerintah sudah melakukan banyak penelitian.

Konsultan asing kelas dunia dibutuhkan untuk menentukan strategi ke depan. Studi kelayakan akan meneliti lebih rinci mengenai strategi ke depan.

Pemerintah Akan Membentuk Badan Otorita Ibu Kota Negara

Pemerintah juga akan membentuk badan khusus untuk ibu kota negara. Badan atau lembaga ini memiliki tanggung jawab untuk mengelola pembangunan dan pembiayaan infrastruktur ibu kota negara.

Detik.com melansir bahwa nama lembaga ini bernama Badan Otorita Ibu Kota Negara. Bappenas sedang merumuskan badan ini dan ditargetkan terbentuk pada akhir 2019. Badan otorita ini memiliki sejumlah kelompok kerja atau pokja.

Persiapan pemindahan ibu kota baru semakin intensif ya.  Hmm, kira-kira kamu siap untuk pindah kota ke ibu kota baru pada 2024 mendatang? Atau ingin berinvestasi properti di sekitar kawasan ibu kota baru?

Baca juga: Berapa Sih Harga Tanah di Ibu Kota Baru, Kutai Kartanegara?

Bagikan: 734 kali