kanker usus besar

Pemeran Black Panther, Chadwick Boseman meninggal akibat kanker usus besar. Seperti apa gejala dan penyebab kanker usus besar ini? 

Chadwick Boseman yang memerankan Black Panther meninggal dunia pada Jumat (28/8/2020) akibat kanker usus besar. 

Dia telah menderita penyakit tersebut sejak 2016 lalu, saat itu dokter mendiagnosanya dengan stadium 3. 

Sejumlah media hiburan di Amerika Serikat melansir kalau dia meninggal di rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat. 

Istri dan keluarganya mendampingi Chadwick Boseman saat dia menghembuskan nafas terakhir. 

Kepergian aktor ini mengejutkan para koleganya terutama yang bermain dalam seri Marvel Cinematic Universe

kanker usus besar

Chadwick Boseman Memerankan Tokoh Black Panther Sejak 2016

Sebelum membahas mengenai penyakit kanker usus besar, Rumah123.com akan mengulas sedikit mengenai profil sang bintang. 

Chadwick Boseman memerankan Black Panther alias King T’Challa yang memerintah negeri Wakanda. 

Sosok Black Panther ini tidak hanya tampil dalam film Black Panther (2018) saja, namun dalam sejumlah film lain. 

Film-film ini tentunya yang masuk dalam Marvel Cinematic Universe, tokoh tampil dalam film lainnya. 

Black Panther sempat tampil dalam Captain America : Civil War (2016), Avengers : Infinity War (2018), dan Avengers : Endgame (2019). 

Sosok Black Panther ini menjadi inspirasi superhero bagi kalangan masyarakat kulit hitam terutama di Amerika Serikat. 

kanker usus besar

Kanker Usus Besar Mengintai Generasi Muda di Amerika Serikat 

Situs berita online Kompas.com mengutip CNN bahwa kanker usus menjadi jenis kanker paling mematikan ketiga di Amerika Serikat.

Peringkat di atasnya adalah kanker paru dan kanker prostat pada pria, serta kanker payudara bagi wanita. 

Kasus terbanyak kanker usus besar terjadi pada mereka yang berumur di bawah 50 tahun, tentunya masih muda. 

American Cancer Society melansir bahwa separuh dari semua diagnosis kanker usus besar ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 66 tahun. 

Para pakar mulai menyadari kalau mereka yang terkena penyakit ini ternyata semakin muda dibandingkan yang tua. 

Jumlah penderita kanker usus besar yang berusia 65 tahun ke atas menurun, namun angkanya justru meningkat pada mereka yang lebih muda. 

kanker usus besar

Mengenal Kanker Usus Besar 

Untuk mengungkapkan mengenai kanker usus besar ini, Rumah123.com mengutip situs kesehatan seperti Alodokter.com, Halodoc.com, dan lainnya. 

Kanker usus besar adalah tumor ganas yang ditemukan di usus besar dengan gejala umum adalah buang air besar (BAB) berdarah. 

Penyakit tersebut seringkali berawal dari tumor jinak yang disebut polip, kemudian berkembang menjadi kanker. 

Penyebab dari kanker usus besar ini adalah mutasi gen pada jaringan usus besar, penyebab hal ini belum pasti. 

Gaya hidup seseorang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini seperti pola makan kurang serat, merokok. 

Lantas terlalu banyak makan daging merah dan lemak, konsumsi minuman beralkohol, hingga jarang berolahraga. 

Selain itu, ada juga sejumlah kondisi yang membuat orang bisa berpotensi menderita kanker usus besar.

Sejumlah kondisi itu adalah mempunyai orang tua atau saudara kandung yang mengidap kanker usus besar.

Lantas menderita polip usus, mengalami kelebihan berat badan, penderita diabetes, mengidap penyakit radang usus. 

Atau juga sempat menjalani radioterapi di bagian perut, berusia 50 tahun, dan menderita kelainan genetik sindrom Lynch

kanker usus besar

Mengetahui Gejala Kanker Usus Besar 

Umumnya, gejala kanker usus besar pada stadium awal tidak terasa atau tidak muncul sama sekali. 

Meski begitu, ada sejumlah gejala yang bisa muncul pada stadium awal, beberapa di antaranya adalah 

1. Diare atau sembelit

2. Perut kembung

3. Kram atau sakit perut

4. Perubahan bentuk dan warna tinja

5. BAB berdarah

Beberapa gejala ini bisa menjadi acuan bagi kamu untuk mulai waspada dan memeriksakan ke dokter. 

Apalagi jika semua ini terjadi berulang kali sehingga kamu memang harus berkonsultasi kepada dokter. 

Saat kanker usus besar sudah memasuki tahap stadium lanjut, maka gejalanya pun berubah dari sebelumnya. 

Gejalanya adalah kelelahan, sering merasa BAB tidak tuntas, adanya perubahan bentuk tinja yang terjadi berulang kali dalam sebulan, dan penurunan berat badan. 

Jika kamu mengalami sederetan gejala seperti ini, kamu harus segera menemui dokter untuk menjalani pemeriksaan. 

Lakukan pencegahan sebelum penyakit kanker usus besar memasuki stadium lanjut dan kamu bisa melakukan pengobatan lebih awal. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai kesehatan dan juga gaya hidup.

Baca juga: Mengetahui 12 Tanda Kanker Ovarium Seperti yang Dialami Feby Febiola

Bagikan:
1143 kali