banjir jakarta- rumah123.com Banjir Melanda Jakarta dan Sekitarnya Pada Awal 2020. Bencana Ternyata Tidak Memberikan Dampak Signifikan Terhadap Harga Properti di Sejumlah Kawasan Elit di Jakarta Seperti Kelapa Gading dan Kemang (Foto: Rumah123/Getty Images)

Banjir melanda Jakarta setiap tahunnya. Bencana ini tentunya berdampak pada pasar properti, namun sejumlah lokasi tetap tidak terpengaruh.

Indonesia memang rawan bencana. Banjir menjadi salah satu yang sering terjadi terutama di ibu kota Jakarta. Banjir besar sempat terjadi di Jakarta pada awal 2020.

Banjir menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Ketinggian air bervariasi. Ada permukiman yang terendam hingga lebih dari empat meter. Sejumlah kawasan yang tidak pernah banjir terendam air cukup tinggi.

Baca juga: Kenapa Sih Listrik Harus Dipadamkan Saat Terjadi Bencana Banjir?

Bencana ini tidak hanya menggenangi permukiman biasa, namun juga kawasan elit. Foto dan video mobil mewah atau mobil sport terendam pun viral.

Sebenarnya apakah ada dampak bencana banjir terhadap harga properti? Sejumlah kawasan malah sepertinya tidak mengalami efek seperti penurunah harga.

Banjir Hanya Memberikan Dampak Jangka Pendek Terhadap Pasar Properti

“Kalau secara umum, efek jangka pendek akan terasa. Contoh daerah Kelapa Gading kebanjiran, properti tetap stabil,” ujar Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto saat menjawab pertanyaan situs properti Rumah123.com.

Ferry menyatakan di Jakarta ketersediaan tanah itu tidak banyak. Jika terjadi bencana banjir itu sudah menjadi risiko. Di Kelapa Gading, orang yang tinggal di kawasan ini sudah menikmati semua fasilitas yang ada termasuk infrastruktur. Sementara bencana banjir hanya terjadi sesaat saja.

Kelapa Gading merupakan salah satu kawasan elit di Jakarta Utara. Ada sejumlah perumahan dan juga apartemen di area ini.

Baca juga: Bencana Banjir Usai, Klaim Asuransi Properti Diperkirakan Meningkat

Kawasan ini memiliki fasilitas lengkap mulai dari pusat perbelanjaan, area komersial, rumah sakit, sekolah, dan lainnya. Infrastruktur juga tersedia seperti jalan tol, BRT (Bus Rapid Transit) Transjakarta, hingga LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jakarta.

Ferry melanjutkan Kelapa Gading menjadi salah satu contoh. Masyarakat yang tinggal di kawasan ini selalu kebanjiran setiap musim hujan, namun mereka tidak terbersit untuk pindah. Mereka sudah nyaman tinggal di wilayah ini.

Meski Banjir, Kemang Tetap Menjadi Salah Satu Kawasan Favorit

Kemang yang berada di Jakarta Selatan juga menjadi salah satu kawasan elit yang sering dilanda banjir. Namun, warganya tetap nyaman tinggal di kawasan ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Senior Associate Director Residential Tenant Representation Colliers Indonesia Lenny van Es-Sinaga.

Kemang memang dikenal sebagai kawasan tempat tinggal sejumlah orang kaya raya di Indonesia. Kawasan lainnya adalah Menteng, Pondok Indah, Kuningan, Permata Hijau, atau Kebayoran Baru.

Kemang menjadi area favorit tempat tinggal ekspatriat atau pekerja profesional dari luar negeri. Kawasan ini memiliki restoran, pub, bar, dan hiburan malam kelas atas.

Baca juga: Tips Beli Rumah: Mencari Lokasi Rumah Bebas Banjir

Banjir juga sering melanda Kemang, tetapi warganya tetap memilih tinggal di kawasan ini. Sama halnya dengan mereka yang tinggal di Kelapa Gading.

Meskipun Kemang atau Kelapa Gading dilanda banjir, namun masyarakat tetap senang tinggal di kawasan ini. Harga properti di kedua kawasan ini tetap tinggi.

Ferry menyatakan kalau ada penurunan harga properti yang terdampak banjir, mungkin karena properti itu berada tidak jauh dari bantaran sungai.

Baca juga: 5 Tips yang Bisa Kamu Lakukan Sebelum Rumah Terendam Banjir

Bagikan: 64993 kali