Seoul Skygarden yang Didesain MVRDV (Rumah123/Dezeen)

Setelah taman di ketinggian High Line di New York, Amerika Serikat dibuka pada 2009, banyak proposal pembuatan taman kota bermunculan di seluruh dunia.

Salah satunya yang sedang dalam tahap penyelesaian pada 2017 ini adalah Seoul Skygarden di Seoul, Korea Selatan.

Baca juga: Kota Brasilia Jadi Karya Monumental Arsitek Legendaris Oscar Niemeyer

Taman ini didesain oleh biro arsitek asal Belanda, MVRDV. Firma ini bekerja sama dengan dua perusahaan Belanda lainnya, studio desain Studio Makkink & Bey dan desainer lanskap Bein Kuipers.

MVRDV juga menggandeng sejumlah perusahaan lokal Korea Selatan mulai dari biro arsitek, biro desain, hingga konsultan struktur dalam mengerjakan proyek ini.

Baca juga: Gara-gara Hantu, Presiden Brasil Kabur dari Istana!

MVRDV merupakan biro arsitek yang didirikan oleh tiga arsitek Belanda yaitu Winy Maas, Jacob van Rijs, dan Nathalie de Vries. MVRDV merupakan singkatan dari nama belakang ketiganya.

Biro arsitek yang didirikan pada 1993 ini memiliki kantor pusat di Rotterdam, Belanda. Proyek-proyek MVRDV tersebar di benua Eropa, Amerika, hingga Asia.

Baca juga: Wuih, Seperti Apa Sih Perubahan Arsitektur Kota Rotterdam?

MVRDV mengubah jalan layang di Seoul menjadi taman umum. Jalan layang ini tidak lagi dipakai setelah ada beberapa bagian yang retak dan tidal layak untuk digunakan.

Jalan layang ini dibangun pada era 1970-an untuk menghubungkan Pasar Namdaemun dengan bagian Barat kota Seoul, serta melewati sebuah stasiun kereta api.

Baca juga: Wah, Presiden AS Donald Trump Siapkan Dana Rp26 Triliun Untuk Bangun Tembok Perbatasan!

Pada 2009, jalan ini ditutup setelah ada serangkaian pemeriksaan. Jalan ini dianggap tidak aman untuk dilalui kendaraan bermotor.

Ketimbang jalan ini dihancurkan, Pemerintah Kota Seoul memutuskan untuk mengubahnya. Lantas sebuah sayembara mendesain diselenggarakan dengan mengundang arsitek dan desainer.

Baca juga: Rumah dan Kantor Ini Dulunya Pabrik Semen Lho! Pasti Ga Percaya!

Hal ini sejalan dengan ambisi dari wali kota Seoul, Oh Se-Hoon pada 2008 yang menginginkan agar Seoul menjadi salah satu kota paling ramah lingkungan. Dia percaya kalau kota ini bisa menjadi kota yang penuh taman kota.

Sebelumnya, sebuah jalan layang juga diubah menjadi tempat publik. Sementara beberapa bangunan lama direnovasi ulang oleh pemerintah kota.

Baca juga: Ledek Presiden AS, Biro Desain Malaysia Rancang Meja Makan Terpanjang

Jalan layang bernama Seoul Station Overpass ini memiliki panjang 938 meter. Lantas jalan ini diubah menjadi area pejalan kaki yang dihiasi lebih dari 254 spesies pohon, semak-semak, dan bunga.

Seoul Skygarden ini juga menjadi tempat pembibitan tanaman, cafe, toko bunga, perpustakaan, dan rumah kaca.

Baca juga: Produsen Kasur Ini Sediakan Ranjang untuk Karyawan yang Ingin Tidur Siang di Kantor!

“Seoul Skygarden berharap bisa mewujudkan ambisi kota Seoul menjadi lebih hijau, lebih atraktif, dan lebih ramah kepada pengunjung sehingga bisa menginspirasikan sebuah proses perubahan untuk lingkungan sekitar,” ujar MVRDV seperti dikutip oleh Dezeen.

Bagikan: 1038 kali