Sejak memberlakukan penutupan sementara kegiatan umrah, sejumlah tempat beribadah di Arab Saudi kembali dibuka. 

Salah satunya adalah Masjid Nabawi yang dibuka secara bertahap sejak akhir bulan Mei lalu. 

Suasana di Masjid Nabawi

masjid nabawi

Melansir dari MMNews, masjid-masjid di seluruh Arab Saudi kecuali Mekah juga sudah mulai dibuka kembali. 

Meski begitu, suasana Masjid Nabawi terlihat cukup sepi. 

Para jemaah tampak memadati area masjid saat waktu shalat tiba. 

Hanya segelintir orang yang berlalu lalang di area Masjid Nabawi. 

Padahal, biasanya Masjid Nabawi selalu dipadati oleh para jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Beberapa Akses ke Tempat Bersejarah Sempat Ditutup

masjid nabawi

Para jemaah juga dilarang membawa makanan dan minuman ke area masjid. 

Selain itu akses menuju air zam-zam juga dihentikan sementara waktu. 

Tempat lainnya, sepertinya lokasi makam Nabi Muhammad para sahabatnya, Abu Bakar Sidik dan Umar bin Khattab, juga sempat ditutup untuk jemaah.

Melansir Kompas, Menteri Urusan Islam Arab Saudi Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh dikabarkan meninjau kesiapan seluruh masjid di Arab Saudi dalam menyambut jemaah kembali. 

“Sepanjang perjalanan inspeksi, kami menemukan masjid kami telah menyelesaikan persiapan dan berada dalam kondisi terbaik,” ujarnya.

Baca Juga: Ada Masjid & Lapangan Golf, Rumah Presenter Ovi Dian Lebih Mewah dari Rumah Artis!

Jemaah Masjid Nabawi Dibatasi

masjid nabawi

Pembukaan kembali Masjid Nabawi juga dilakukan usai Raja Salman dan Penjaga Dua Masjid Suci menyetujui pembukaan kembali masjid. 

Masjid Nabawi dibuka kembali di bawah pengawasan peraturan yang ketat.

Jumlah jemaah disebut hanya dibatasi hingga 40 persen dari seluruh kapasitas masjid.

Para jemaah mulai diizinkan memasuki masjid dan solat Subuh pada Hari Minggu pagi. 

Karpet yang semula ada di dalam masjid dikeluarkan, dan orang-orang salat dan berdoa di atas lantai. 

Selain itu, para jemaah harus mematuhi berbagai langkah pencegahan virus corona. 

Salah satunya dengan mengenakan masker saat pergi ke masjid untuk salat. 

Lantai masjid juga akan disterilkan setiap usai digunakan untuk salat. 

Sementara, pembayaran biaya parkir akan dilakukan secara elektronik. 

Parkiran masjid juga hanya dioperasikan sebesar 50 persen drai kuota yang tersedia. 

Pemerintah Arab Saudi juga menyebutkan bahwa anak-anak dilarang untuk masuk masjid. 

Para jemaah juga diwajibkan untuk menjaga jarak saat salat. 

Selain itu juga diumumkan bahwa kunjungan ke Rawdah dan Riyadh Al Jannah juga ditangguhkan. 

Meski Masjid Nabawi telah dibuka untuk publik, akan tetapi Masjidil Haram di Mekkah sempat ditangguhkan. 

Begitu pula dengan kunjungan internasional ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram yang sempat ditunda. 

Umrah Kembali Dibuka

masjid nabawi

Namun, penutupan sementara itu akhirnya berakhir sejak Minggu, 4 Oktober lalu.

Pemerintah Arab Saudi akan kembali mengizinkan para jemaah dalam negeri dan luar negeri untuk melaksanakan ibadah umrah. 

Namun pelaksanaan ibadah umrah dilakukan secara bertahap. 

Hal itu dilakukan dengan langkah-langkah pencegahan di bidang kesehatan. 

Jadwal Tahap Pelaksanaan Umrah

Melansir Al Arabiya English, berikut adalah jadwal dan ketentuan di tiap-tiap tahapannya: 

1. Tahap Pertama 

Warga negara dan masyarakat di dalam wilayah kerajaan akan diizinkan untuk melaksanakan umrah sejak Minggu, 4 Oktober 2020. 

Adapun batasan kapasitasnya adalah 30 persen atau 6.000 jemaah per hari di area Masjidil Haram Mekkah. 

Pembatasan kapasitas ini dilakukan untuk memastikan langkah-langkah pencegahan potensi penularan virus corona secara efektif. 

2. Tahap Kedua 

Pada tahap kedua, warga negara dan masyarakat di dalam wilayah kerajaan diizinkan melakukan ibadah umrah. 

Tak hanya itu, masyarakat juga diizinkan untuk mengunjungi Rawdah di Masjid Nabawi di Madinah. 

Begitu pula dengan shalat di dua masjid suci Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi mulai 18 Oktober 2020. 

Adapun kapasitasnya dibatasi sebanyak 75 persen atau 15.000 jemaah per hari. 

Baca Juga: Masjid Menara Kudus Jadi Bukti Peninggalan Peradaban Islam di Tanah Jawa

3. Tahap Ketiga 

Pada tahap ini, warga negara dan masyarakat di dalam dan di luar wilayah kerajaan diizinkan melakukan umrah. 

Begitu pula dengan mengunjungi Rawdah di Masjid Nabawi di Madinah dan shalat di Dua Masjid Suci. 

Tahap ketiga dilakukan mulai 1 November 2020 dan hingga akhir dari pandemi virus corona ditetapkan secara resmi telah melewati bahaya.

Sebanyak 100 persen kapasitas diberlakukan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan virus corona. 

Artinya, akan ada sekitar 20.000 jemaah per hari. 

Pembatasan kapasitas yang sama juga akan diberlakukan di Masjid Nabawi di Madinah. 

4. Tahap Keempat 

Pada tahap keempat, warga negara dan masyarakat di dalam maupun di luar wilayah kerajaan diizinkan menjalankan umrah. 

Begitu pula dengan mengunjungi Radwah di Masjid Nabawi di Madinah, dan shalat di dua masjid suci dengan 100 persen kapasitas. 

Tak hanya itu  Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi juga sudah dapat digunakan. 

Tahap ini akan dimulai saat otoritas Saudi memutuskan bahwa risiko pandemi telah dinetralisasi. 

Dalam rencana tahapan pembukaan ini, pemerintah meminta para jemaah dan pengunjung untuk mematuhi tindakan pencegahan virus corona. 

Begitu pula dengan instruksi dan persyaratan kesehatan, termasuk memakai masker wajah, menjaga jarak aman, dan menghindari kontak fisik. 

Meski begitu, tahapan yang diumumkan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan pandemi.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Atlanta Villa New Design Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
2200 kali