Ilustrasi Bus (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Sistem transportasi massal di Jakarta akan semakin terintegrasi. PT Transjakarta menargetkan 1.440 bus kecil untuk terintegrasi dengan sistem Jak Lingko.

Jak Lingko merupaka sistem transportasi satu harga untuk satu perjalanan yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah pemerintahan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sebelumnya, Jak Lingko bernama OK Trip.

Penumpang hanya perlu membayar satu kali untuk naik angkutan umum yang terintegrasi dalam sistem Jak Lingko. Hal ini akan menghemat pengeluaran transportasi.

Baca juga: Halte Transjakarta Bakal Terintegrasi dengan Stasiun MRT, Yuk Naik Transportasi Massal

“Tahun ini kita targetkan 1.440 (unit). Jadi tiga kali lipat kira-kira dari yang sebelumnya. Ini membutuhkan kerja sama yang luas,” kata Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono seperti dilansir oleh Kompas.com.

Saat ini, sudah 555 unit kendaraan yang tergabung dalam Jak Lingko. Ada sembilan operator yang sudah bergabung.

Operator yang paling banyak menyumbangkan unit angkutannya adalah Koperasi Wahana Kalpika (KWK). Dari 555 unit kendaraan, KWK menyumbangkan 387 unit atau sekitar 70 persen.

Baca juga:  Ganjil-Genap Diperpanjang, Mendingan Naik Transportasi Massal Aja Biar Hemat

Transjakarta sedang menyelesaikan tahap kerja sama dengan dua operator. Agung menyatakan kalau keduanya bergabung maka target 1.440 unit kendaraan bisa terwujud.

Nah, buat kamu yang biasa pergi ke kantor menggunakan motor atau mobil, mulai dari sekarang biasakan diri naik transportasi massal atau transportasi umum.

Kamu bisa mengalihkan biaya transportasi untuk menabung uang muka, cicilan rumah, atau malah mungkin berinvestasi properti. Yuk, mulai berinvestasi properti dari sekarang.

Baca juga:  MRT Fase II Groundbreaking Januari 2019, Yuk Cari Hunian Terintegrasi Transportasi Massal

Bagikan: 830 kali