Gamaland Merilis Arandra Residences. Gamaland Menjadi Salah Satu Developer yang Memperkenalkan Proyek Terbaru Pada Akhir 2018 (Foto: Rumah123/Arandra Residence.com)

Pada 2019 ini memang menjadi tahun politik bagi Indonesia karena pemilihan presiden dan juga pemilihan legislatif. Banyak yang menyatakan perusahaan pengembang akan menunda proyeknya, namun sejumlah developer tetap merilis proyek terbaru.

Ada empat perusahaan pengembang yang mulai merilis proyek hunian vertikalnya pada kuarter keempat 2018. Mereka adalah Ciputra yang merilis The Newton 2, Intiland yang memperkenalkan South Quarter.

Gamaland yang memasarkan Arandra Residence, serta Wika Realty yang merilis Tamansari Skyhive. Semua proyek ini terentang dari hunian untuk kelas menengah hingga kelas atas.

Baca juga: Mau Beli Rumah Jangan Takut Mahalnya Harga dari Developer, Mau Tahu Kenapa?

Hal ini terungkap dalam Jakarta Property Market Update Fourth Quarter 2018 yang diselenggarakan oleh konsultan properti JLL di Jakarta pada Rabu (13/02/2019).

“Meskipun mendekati tahun politik, minat investor untuk melakukan bisnis properti di Indonesia masih tetap cukup tinggi khususnya untuk sektor residensial dan pergudangan,” ujar Country Head JLL Indonesia, James Allan seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima oleh Rumah123.com.

“Investor asal Jepang, Singapura, dan Australia secara konsisten menunjukkan minat tersebut. Diharapkan realisasi investasi asing dan lokal tidak menemui halangan yang signifikan di tahun politik,” lanjut Allan.

Baca juga: Mal Fokus Bidik Milenial, Ti Ati Ntar Kamu Gagal Nyicil Rumah Lho

Dalam data yang dirilis oleh JLL, rata-rata penjualan apartemen masih di atas 60 persen. Sementara harga relatif stabil karena lemahnya permintaan.

Meski begitu, rencana beroperasinya MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) dalam waktu dekat menjadi salah satu pertimbangan orang untuk tetap membeli hunian pada 2019 ini.

“Meskipun total penjualan tahun ini masih tergolong lemah seperti tahun-tahun sebelumnya, namun aktivitas pengembang lokal dan internasional dapat dikatakan masih cukup aktif, terlihat dari adanya peluncuran empat kondominium baru di triwulan keempat,” kata Head of Advisory JLL Indonesia, Vivin Harsanto.

Baca juga: Banyak yang Diuntungkan Kalau Ada Township Baru Lho

“Memasuki tahun 2019 dengan harapan bahwa hampir selesainya proyek infrastruktur MRT dan rencana revisi regulasi dapat memberikan dampak positif dalam aktivitas penjualan kondominium,” katanya lagi.

Bagikan: 657 kali