Handuk, seprai, keset, dan berbagai kain rumah tangga lainnya harus dicuci secara rutin - Rumah123.com Handuk, seprai, keset, dan berbagai kain rumah tangga lainnya harus dicuci secara rutin - Rumah123.com

Ngaku deh, kapan terakhir kali kamu mencuci selimut, handuk, seprai, tirai kamar mandi, dan berbagai kain lainnya di rumah? Mungkin kamu sudah tahu seberapa sering kamu harus mencuci pakaian. Tapi untuk jenis kain lainnya, pasti kamu sering mengabaikannya. Padahal, kain rumah tangga yang dicuci terlalu lama bisa menyimpan banyak kotoran yang akhirnya menimbulkan penyakit. 

Untuk itu, inilah saatnya untuk mencari tahu seberapa sering kamu harus mencuci selimut, handuk, seprai, dan kain rumah tangga lainnya. Langsung saja, simak artikel ini sampai habis!

1. Seprai kasur

Tahukah kamu, ketika tidur, tubuh akan tetap memproduksi keringat? Mungkin tak terasa karena kamu terlelap, namun itulah yang terjadi. Keringat yang keluar kemudian akan menyerap ke dalam seprai kasurmu. Dalam satu jam, seprai bisa menyerap hingga 25 ml keringat.

Bayangkan, jika kamu tidur selama 8 jam semalam, berapa banyak keringatmu yang berada dalam seprai? Apalagi seprai kotor sangat disukai tungau. Yang ada, kasurmu akan menjadi sumber penyakit! Untuk itu, hindari tidur di seprai yang sama selama berminggu-minggu. Cuci dan ganti seprai selama seminggu sekali pada suhu 60˚C untuk membunuh tungau dan bakteri lain.

2. Tirai kamar mandi

Tirai kamar mandi berfungsi untuk menjaga air dari dalam shower tak keluar dan membasahi sisi kering kamar mandi. Artinya, tirai selalu berada dalam keadaan basah. Ditambah lagi kondisi lembab di kamar mandi yang membuatnya susah kering, hingga akhirnya banyak jamur menumpuk pada tirai. Jorok sekali kan?

Jika dibiarkan, kondisi seperti ini akan menjadi tempat pengembangbiakan yang ideal untuk kuman. Inilah kenapa sangat penting mencuci tirai kamar mandi paling tidak sebulan sekali. Tipsnya, gunakan suhu terpanas untuk membunuh kuman dan menjaga tirai kamar mandi bebas bakteri. 

3. Handuk dapur

Kapan terakhir kali kamu mencuci handuk dapur yang biasa digunakan untuk mengelap kotoran-kotoran di sana? Sebulan yang lalu? Seminggu yang lalu? Yang benar, kamu harus mencucinya setiap hari! Bahan makanan seperti daging mentah dan sayuran kotor mengandung bakteri dalam jumlah mengejutkan. Bakteri tersebut pun akan pindah ke handuk dapur ketika kamu mengeringkan peralatan masak. Jika tak kunjung dibersihkan, bakteri tersebut bisa dengan mudah berpindah ke tangan dan membuatmu gampang sakit. 

4. Selimut

Beda dengan seprai, selimut memang tak menyerap keringat sebegitu intensnya. Namun, tetap saja kamu harus mencucinya secara teratur paling tidak setiap tiga bulan sekali supaya selimut bebas dari tungau dan debu. 

5. Keset kamar mandi

Sama seperti tirai kamar mandi, keset kamar mandi pun hampir selalu berada dalam kondisi lembab. Bahkan nasib keset jauh lebih buruk, karena bisa saja tetesan urin dan kotoran jatuh tanpa kamu sadari. Untuk mengatasi semua ini, paling tidak cuci keset seminggu sekali dengan suhu yang tinggi. 

6. Bantal

Bantal juga selalu menyerap keringat yang diproduksi tiap malam. Jika kamu sering terkena flu, atau kulitmu tumbuh jerawat padahal kamu sudah menjalankan gaya hidup sehat, mungkin bantal yang kotor adalah salah satu alasannya. Bantal harus dicuci setiap tiga bulan sekali. 

7. Handuk untuk mandi

Memang sih, handuk digunakan ketika kamu selesai mandi, yang artinya, tubuhmu berada dalam keadaan bersih. Tapi ternyata, handuk pun bisa menjadi sangat kotor! Sebab, ketika kamu mengeringkan tubuh, handuk bekerja sebagai eksfoliator, sehingga ada ratusan sel kulit mati yang berpindah ke dalam handuk.

Belum lagi, handuk lembab merupakan tempat yang sempurna untuk kuman. Semakin lama dibiarkan, semakin besar kemungkinan kuman berkembang biak. Maka dari itu, cucilah handuk tiga hari sekali dengan suhu 60°C. Untuk handuk tangan, cuci setiap dua hari sekali. 

Bagikan: 4668 kali