Foto: Rumah123/Getty
 

Kalau kamu udah niat beli hunian, segera aja dijadiin! Pasalnya, beberapa bulan ke depan bunga kredit bank bakalan naik alias jadi mahal. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksi tingkat suku bunga kredit bank akan meningkat pada 3-4 bulan ke depan. Jadi, akan datang masa bunga kredit mahal.

"Suku bunga kredit akan naik dalam 3-4 bulan, tapi apakah ini akan sama dengan kenaikan dari BI, itu tergantung pada masing-masing bank," kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, seperti dikutip cnnindonesia.com, Rabu (18-7-2018).

Halim mengatakan, kenaikan bunga kredit bank sejalan dengan kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang telah mencapai 100 basis poin (bps) menjadi 5,25% dalam 2 bulan terakhir ini.

Baca juga: Beli Rumah Nunggu Bunga KPR Makin Naik Aja!

Gimana dengan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR)? Menurut Halim, segmen kredit konsumer diperkirakan bakal ditahan oleh bank, mungkin hingga 6-12 bulan ke depan. Tapi, kenaikan bunga kredit sesuai dengan segmen kredit, bergantung pada arah bisnis dan pangsa pasar masing-masing bank.

"Jenis bank yang diyakini akan tetap besar pangsa pasarnya, tidak akan dia ubah karena yakin nasabah tidak akan lari," kata Halim lagi dikutip dari sumber yang sama.

Meksipun semua bank diproyeksi bakal mengerek bunga kreditnya, tapi Halim mengatakan sebenarnya masih ada potensi bank mempertahankan suku bunga kreditnya. Sebab, masing-masing bank punya struktur Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pertumbuhan kredit yang berbeda.

Baca juga: Tren Bunga KPR Mulai Naik, Tau Akibatnya Kalau Terus Nunda Beli Dong!

Coba kita tengok bunga KPR Bank Central Asia (BCA), menurut Presdir BCA Jahja Setiaatmadja, seperti dikutip Kompas.com, 12 Juli 2018, keputusan suku bunga BCA naik masih dibahas dalam rapat Asset Liability Commite (ALCO). Rencananya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan menaikkan suku bunga kredit sebesar 0,25-0,5% pada Agustus 2018.

"Kredit konsumsi seperti Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berpotensi mengalami kenaikan," kata Jahja seperti dikutip dari sumber yang sama. Hal ini karena kini suku bunga KPR-BCA sebesar 5,8% dan suku bunga KKB juga sudah cukup kompetitif.

Baca juga: Kalau Suku Bunga KPR Naik, Kita Bisa Apa?

Gimana dengan Bank Negara Indonesia (BNI)? PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI dikabarkan belum menaikkan suku bunga kreditnya. Hal ini karena BNI punya postur likuiditas yang aman, sehingga belum merasa perlu menaikkan suku bunga kreditnya.

"Kalau kami lihat, 87 persen likuiditas kami masih cukup bagus dan kami tidak perlu berlomba-lomba mencari dengan suku bunga tinggi," kata Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni, seperti dikutip Medcom.id, Kamis (19-7-2018).

Bank Mandiri atau PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga menyatakan belum akan menaikkan suku bunga kredit pada tahun ini, Hal ini karena margin perseroan terbilang masih tinggi ditambah upaya efisiensi agar margin tak banyak tergerus.

Baca juga: 3 Bulan Lagi Bunga KPR Naik! Beli Rumah Sekarang, It’s Now Or Never!

Sebagaimana diketahui, isu kenaikan suku bunga kredit bank merupakan respons dari kebijkaan BI yang menaikkan suku bunga acuan atau 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 100 bps dari 4,25% menjadi 5,25%.

Kesimpulannya, kamu masih punya waktu beberapa bulan ke depan untuk beli rumah mumpung suku bunga KPR belum mahal. Kalau semua bank sudah melakukan penyesuaian dengan menaikkan suku bunga KPR-nya, wah kamu rugi dong!

Bagikan: 851 kali