Salah satu cara efektif untuk mencegah nyamuk masuk rumah adalah dengan menggunakan kawat nyamuk. Tapi sebelum memasangnya, perhatikan dulu hal-hal ini!

kawat nyamuk

Nyamuk merupakan salah satu binatang yang sangat mengganggu dan mudah hinggap dirumah. 

Bagaimana tidak?

Serangga satu ini dapat menyebabkan penyakit yang serius dan mematikan seperti demam berdarah atau DBD maupun malaria. 

Oleh sebab itu, pencegahan nyamuk yang masuk ke rumah sebisa mungkin dilakukan dengan segala cara.

Salah satu cara yang efektif adalah dengan menggunakan kawat nyamuk.

Sebelum kamu memasangnya di bagian penting dalam rumah, ada baiknya kita cari tahu sama-sama 5 fakta berikut ini!  

Apa yang dimaksud dengan kawat nyamuk?

Kawat nyamuk merupakan jenis material penutup kawat yang dipasangkan pada ventilasi atau bukaan ruangan.

Misalnya seperti pintu, jendela pencegah nyamuk maupun serangga agar tidak masuk ke dalam rumah. 

Walau dalam bentuk kawat seperti sebuah sarang lebah, namun sebuah kawat ini tidak akan menghambat sirkulasi udara dan bebas pengap di dalam. 

Selain berperan menangkal nyamuk yang masuk ke dalam rumah, kawat satu ini juga bisa meningkatkan sisi nilai estetika rumah.

Sebab, kawat dapat terintegrasi dengan beragam material sehingga tidak terlihat monoton.

Baca juga: 7 Cara Mengusir Nyamuk Tanpa Perlu Obat Pembasmi, Lebih Aman untuk Bayi!

Mengenal beberapa jenis kawat nyamuk yang digunakan pada banyak rumah

Supaya kawat tidak terkesan monoton dan biasa saja, ada beberapa jenis yang bisa diaplikasikan di rumah sebagai inspirasi yang menarik. 

Beberapa jenis kawat nyamuk tersebut, di antaranya sebagai berikut. 

1. Kawat nyamuk dengan kaca fiber

Jenis kawat nyamuk pertama adalah yang berbahan dasar kaca fiber.

Kawat ini memiliki karakteristik bahan dan tampilan menyerupai plastik, namun terkenal sangat awet dengan harga yang sangat terjangkau.  

2. Kawat nyamuk dengan material aluminium

Selain kawat dengan bahan material fiber, ada juga variasi kawat  berbahan dasar alumunium. 

Kawat alumunium ini memiliki keunggulan pada bobotnya yang ringan, sehingga sangat mudah dalam proses pemasangan.

Selain mudah untuk dipasang, penggunaan kawat alumunium juga tahan lama dan anti karat, sehingga sangat pas untuk pemakaian jangka panjang. 

3. Kawat nyamuk berbahan stainless 

Opsi menarik lainnya untuk memasang kawat rumah anti nyamuk salah satunya dengan bahan stainless. 

Penggunaan bahan stainless untuk kawat terdiri dari dua jenis.

Yakni menyerupai kaca fiber dan juga baja yang ditempel pada ventilasi pintu. 

Jika dibandingkan material lainnya, material stainless ini membuat pandangan rumah tetap terlihat jernih dan kekinian. 

Berkat faktor kejernihannya.

Sirkulasi udara pada ventilasi kaca nyamuk pun juga memudahkan masuknya cahaya ke dalam rumah.

Sehingga sinar matahari yang kaya vitamin dapat diterima dengan baik.  

Apa perbedaan kawat nyamuk magnet dengan kawat nyamuk biasa? 

Secara umum,  semua kawat biasa pada dasarnya dalam posisi yang tertanam dan di tempel baik pada daun jendela maupun ventilasi rumah.

Selain kawat biasa, terdapat juga sebuah kawat berbahan magnet. 

Perbedaan yang paling spesifik pada sebuah kawat magnet adalah kemudahan dalam proses pemasangannya.

Kawat magnet yang dapat ditempel pada bahan logam dan besi pada sisi pinggirnya. 

Tak hanya sekadar pemasangannya yang mudah, kawat magnet pun cenderung memiliki kualitas yang lebih rapi. 

Fungsi lain dari kawat nyamuk

Kawat nyamuk merupakan solusi efektif dalam membasmi nyamuk yang sangat mengganggu di rumah. 

Tak hanya sekadar membasmi nyamuk secara cepat supaya tidak masuk ke dalam rumah.

Melainkan juga berguna untuk binatang lainnya mulai dari serangga, cicak maupun kecoa. 

Dengan demikian, penggunaan kawat nyamuk bisa menjadi salah satu alat penting apabila kamu tak mau terganggu dengan kehadirannya.

Baca juga: 5 Cara Mengusir Kecoa Hingga Pergi dan Tak Kembali Lagi

Mengetahui harga kawat nyamuk untuk Rumah

Di pasaran, harga kawat nyamuk sangat variatif dalam satuan lembarannya. 

Sebagai contoh, sebuah kawat berbahan dasar nilon memiliki harga mulai dari Rp5 ribuan per lembarannya.

Sementara, untuk harga kawat yang termahal dengan bahan material stainless dalam satuan gulung berukuran 30m memiliki harga hingga Rp6 jutaan. 

Harga sebuah jenis kawat nyamuk tak hanya berkaitan dalam satuan ukuran saja, melainkan juga kualitas materialnya.

Oleh sebab itu, sebelum membeli kawat  tersebut, kamu juga harus mengetahui kebutuhan dan penempatannya.

Mulai dari bagian pintu hingga jendela rumah. 

Selain berfungsi untuk mencegah nyamuk yang masuk kedalam rumah, ia juga dapat mengurangi tingkat bahaya demam berdarah. 

Oleh sebab itu, penggunaan kawat nyamuk di rumah menjadi hal yang sangat disarankan pada beberapa bagian rumah. 

Cari tau seluk beluk tips menarik untuk hidup sehat dimulai dari rumah, simak terus artikel.rumah123.com

Bagikan:
890 kali