ibu kota baru- rumah123.com Ilustrasi Kota yang Hijau. Pemerintah Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Menyelenggarakan Sayembara Gagasan Desain Ibu Kota Negara. Pemenang Akan Mendapatkan Hadiah Rp2 Miliar (Foto: Rumah123/Getty Images)

Kamu yang memiliki latar belakang arsitek, perencana kawasan, atau perancang kota, yuk ikut serta dalam sayembara desain ibu kota negara yang baru.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kalau Indonesia akan memiliki ibu kota negara yang baru. Lokasinya berada di dua kabupaten yaitu Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, ada sejumlah provinsi di Kalimantan dan Sulawesi yang diproyeksikan menjadi ibu kota baru untuk menggantikan Jakarta.

Baca juga: Destinasi Wisata Apa yang Ada di Ibu Kota Baru Indonesia?

Sekarang, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan sayembara gagasan desain kawasan ibu kota negara.

Ibu kota baru ini diharuskan memiliki tiga visi yaitu mencerminkan identitas bangsa; menjamin keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi; serta mewujudkan kota cerdas, modern, dan berwawasan internasional.

Persyaratan dan Ketentuan Sayembara Desain Ibu Kota Negara

Sayembara ini bersifat terbuka bagi masyarakat umum, mahasiswa, arsitek, perancang kota, perencana wilayah dan kota. Kompetisi ini juga terbuka untuk mereka yang berstatus non WNI (Warga Negara Indonesia).

Peserta bisa mengikuti sayembara ini atas nama perorangan atau kelompok yang berjumlah maksimal sepuluh orang. Ketua kelompok harus memiliki sertifikat keahlian (SKA) setingkat madya arsitektur atau perencanaan kota yang masih berlaku.

Peserta atau ketua kelompok harus mengisi informasi data peserta. Jangan lupa untuk mengunggah hasil pemindaian identitas seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), SIM (Surat Izin Mengemudi) atau paspor. Selain itu, peserta harus menyertakan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan SKA.

Karya peserta bukan hasil karya orang lain atau plagiat. Nantinya, seluruh materi sayembara menjadi milik penyelenggara. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Jadwal dan Tahapan Sayembara Desain Ibu Kota Negara

Bagi kamu yang mengikuti ada sejumlah jadwal dan tahapan sayembara desain ibu kota baru. Pendaftaran sayembara dimulai pada 3-18 Oktober 2019.

Pemberian penjelasan atau aanwizjing dilaksanakan pada 4 Oktober-29 November 2019. Penyusunan karya dilakukan pada 18-29 November 2019.

Peserta memasukkan karya pada 2-6 Desember 2019. Evaluasi persyaratan administrasi dilakukan pada 9-11 Desember 2019.

Penjurian tahap I dilakukan pada 11-13 Desember 2019, sementara penjurian tahap II dilaksanakan pada 16-20 Desember 2019. Proses penetapan pemenang dilakukan pada 23 Desember 2019. Penetapan dan pengumuman pemenang dilaksanakan pada 27 Desember 2019.

Hadiah dan Dewan Juri Sayembara Desain Ibu Kota Negara

Sayembara ini memberikan hadiah yang lumayan besar. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang Rp2 miliar dan piagam penghargaan.

Pemenang II memperoleh hadiah uang Rp1,25 miliar dan piagam penghargaan. Pemenang III mendapatkan hadiah uang Rp1 miliar dan piagam penghargaan.

Sementara pemenang harapan I memperoleh hadiah uang Rp500 juta dan piagam penghargaan. Pemenang harapan II mendapatkan hadiah uang Rp250 juta dan piagam penghargaan.

Baca juga: Mengintip Peluang Bisnis Sewa Hunian di Ibu Kota Baru

Dewan juri sayembara desain ibu kota negara ini diketuai oleh Ir. Imam Santoso Ernawi MCM MSc yang juta Ketua Satuan Tugas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara. Anggota dewan juri diisi oleh arsitek, praktisi urban desain, perancang dan perencana kota.

Salah satunya adalah Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jawa Barat. Ridwan merupakan arsitek sebelum menjadi Wali Kota Bandung dan kemudian gubernur.

Untuk keterangan lebih lanjut, kamu bisa mengakses situs sayembara gagasan desain ibu kota negara pada link berikut ini, sayembaraikn.pu.go.id.

Baca juga: Ibu Kota Baru Diumumkan, Developer Langsung Pasarkan Properti di Kalimantan Timur

Bagikan: 1360 kali