radio-magno-blomming

Siapa bilang kalau teknologi tinggi tidak bisa berpadu dengan material alam plus teknik kerajinan tangan?

Singgih Karto Susilo bisa memadukan semua itu dalam desain produk yang dirancangnya yaitu Radio Magno yang memiliki beragam varian.

Baca juga: Selfie-Nomics, Potensi Ekonomi di Balik Bangunan Tua

Dia mengawali perancangan dan pembuatan radio ini sebagai karya tugas akhir saat masih menimba ilmu di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung. Dia lulus pada 1992.

Dia melihat adanya material alami yang banyak dimiliki Indonesia yaitu kayu, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

Baca juga: Kawasan Elit Kalorama Jadi Lokasi Favorit Rumah Sejumlah Mantan Presiden AS

Singgih juga melihat adanya kemampuan orang Indonesia dalam hal kerajinan tangan yang juga belum dioptimalkan.

“Saya punya titik temu. Elektronik itu maju. Elektronik itu kan semakin kecil, punya peluang disatukan dengan material yang tidak konvensional. Yang konvensional di elektronik itu plastik, yang tidak konvensional itu material alam dan teknik kerajinan tangan,” ujar Singgih Susilo Kartono kepada Rumah123 saat dijumpai di Gedung Olveh, Jakarta Barat pada Kamis (24/11).

Baca juga: Muhammad Thamrin, Arsitek yang Selektif Memilih Klien

Singgih terpilih menjadi salah satu dari tiga talenta kretif dalam acara Olveh Flagship. Singgih menjadi talenta kreatif di bidang desain. Pameran ketiga talenta kreatif ini juga diselenggarakan di Gedung Olveh hingga 10 Januari 2017.

“Dan itulah melahirkan radio kayu dan barang-barang lain. Selain itu keprihatinan saya karena Indonesia bangsa penghasil kayu tetapi tidak ada desain yang menjadi ikon dunia. Ya waktu saya tidak berpikir untuk berhasil ya,” lanjut Singgih yang meraih sekitar delapan penghargaan dari dalam dan luar negeri untuk Radio Magno.

Baca juga: Desainer Produk Ini Membuat Radio yang Eco-Friendly

Perpaduan antara teknologi tinggi yaitu radio dengan material alami berupa kayu serta teknik kerajinan tangan akhirnya menghasilkan Radio Magno.

Produk ini sudah dipasarkan ke seluruh dunia kecuali Afrika dan Timur Tengah. Negara yang menjadi pasar Magno adalah Amerika Serikat, Brasil, hampir semua negara Eropa, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, Australia, dan Selandia Baru.

Baca juga: Spedagi, Sepeda Bambu Keren Ini Produksi Indonesia Lho

By the way, mau memiliki Radio Magno ini untuk ditempatkan di rumah kamu, cek saja laman resminya magno-design.com.

Bagikan: 1450 kali