sundar pichai google- rumah123.com CEO Google Sundar Pichai Akan Naik Posisi Menjadi CEO Alphabet. Alphabet Adalah Induk Perusahaan Google. Saat Kecil, Pichai Pernah Hidup Sederhana. Dia Sempat Tidur di Lantai Ruang Tamu. Keluarganya Juga Belum Mampu Membeli Lemari Es (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sundar Pichai naik jabatan menjadi bos perusahaan induk Google. Namun saat kecil, hidupnya sempat susah. Dia harus tidur di lantai dan tidak punya kulkas.

Rasanya tidak ada yang mengenal Google. Saat ini, sebagian besar pengguna smartphone atau yang biasa menggunakan internet, pasti menggunakan mesin pencari Google.

Mereka pastinya memiliki akun e-mail Gmail dan menggunakan operating system Android pada smartphone. Sebagian besar orang menggunakan smartphone berbasis Android.

Baca juga: Kayak Apa Sih Rumah yang Dijual CEO Uber Dara Khosrowshahi

Raksasa di bidang teknologi dan internet Google mengumumkan dalam blog resminya kalau dua co-founder Larry Page dan Sergey Brin mundur dari jabatannya di Alphabet. Korporasi ini merupakan induk perusahaan Google.

Page menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer), sementara Brin menjadi presiden. Alphabet dibentuk pada Oktober 2015 saat restrukturisasi Google.

Sundar Pichai yang menjabat sebagai CEO Google akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Page dan Brin. Pichai menjadi CEO Google sejak 2015.

Baca juga: Jeff Bezos Masih Jadi Orang Terkaya di Dunia, Truz Duitnya Bisa Buat Beli Rumah Kayak Apa Ya

Page dan Brin mendirikan Google pada 1998. Saat itu, keduanya sedang menyelesaikan kuliah doktoral di Stanford University. Saat ini, Google menjelma menjadi perusahaan raksasa.

Pichai akan menjadi bos baru Alphabet. Siapa menyangka kalau saat kecil, pria keturunan India ini sempat hidup susah.

Sundar Pichai Menghabiskan Masa Kecil di Chennai

Pichai lahir dengan nama Pichai Sundararajan. Dia lahir di Madurai, Tamil Nadu, India pada 10 Juni 1972. Ayahnya seorang insinyur listrik, sementara ibunya adalah stenografer.

Ayah Pichai bekerja di salah satu perusahaan Inggris, GEC (General Electric Company). Keluarga ini tinggal di Ashok Nagar, Chennai. Sebelumnya, Chennai dikenal dengan nama Madras.

Mereka tinggal di apartemen dengan dua kamar tidur. Meski ayah dan ibunya bekerja, keluarga ini sempat hidup dengan sederhana.

Baca juga: Menlu AS Juga Jadi Investor Properti Lho! Kamu Ga Pengen Ikutan?

Pichai mengisahkan kalau hidup di Chennai memang unik dan sederhana. Dia tidak mempermasalahkan kalau bahkan keluarganya tidak memiliki lemari es atau kulkas di rumah. Bahkan, dia juga sempat tidur di lantai ruang tamu.

Dia menyatakan tumbuh besar di India termasuk “lumayan” dibandingkan dengan di dunia saat ini. Pichai merasa kalau kekurangan sesuatu bahkan sesuatu yang mendasar seperti kulkas, orang merasa kekurangan hal penting dalam hidupnya.

“Kami hidup dalam rumah yang sederhana, berbagi dengan penyewa lain,” ujar Pichai seperti dikutip oleh situs berita online Business Today.

Baca juga: Hary Tanoe Beli Rumah Mewah Presiden AS Donald Trump

“Ada masa ketika kekurangan air saat saya beranjak besar dan kami cemas. Bahkan hingga saat ini, saya tidak bisa tidur tanpa botol air minum di samping tempat tidur saya,” lanjutnya.

“Rumah lain memiliki lemari es. Kami akhirnya bisa mempunyai kulkas juga. Hal ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi kami,” kata Pichai lagi.

Namun, Pichai tentunya tidak lagi kesulitan untuk membeli lemari es. Bahkan, mungkin dia bisa membeli pabriknya sekaligus.

Baca juga: Gara-gara Hantu, Presiden Brasil Kabur dari Istana!

Google membayar gaji Pichai per tahun sebesar US 1,8 juta (Rp26 miliar) pada 2018, kurs yang digunakan adalah Rp14.089. Media ekonomi ternama Bloomberg pernah melansir Pinchai mendapatkan paket pembayaran dari Google mencapai US 199,7 (Rp2,8 triliun) pada 2016.

Pichai bekerja di Google sejak 2004. Dia menamatkan kuliah pasca sarjana di Stanford University dan The Wharton School. Pichai telah menikah dengan Anjali, gadis asal India. Mereka dikaruniai dua anak, Kiran dan Kavya.

Bagikan: 1391 kali