Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock
 

Perum Perumnas akan merevitalisasi Rumah Susun (Rusun) Klender, Jakarta Timur. Dibangun  pada 1980, kini bangunan Rusun Klender berlantai empat itu dianggap sudah tak layak huni. Perumnas akan merobohkan semua bangunan lama dan membangun 15 tower, sehingga total jumlah unit huniannya kian banyak.

Konsep hunian Transit Oriented Development (TOD) yang sedang gencar dibangun di beberapa stasiun saat ini, juga akan diberlakukan di Rusun Klender. Dengan konsep tersebut, para penghuni bisa mendapatkan kemudahan mengakses transportasi umum, khususnya kereta komuter (commuter line).

Baca juga: Hunian TOD Tanjung Barat, Rusunami bagi MBR dan Anami untuk Non-MBR 

"Rencananya disambungkan dengan Stasiun Klender, Rusun yang baru tersebut. Jadi bisa disebut TOD Klender," kata Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, seperti dikutip detikFinance, Rabu (11/10/2017).

Menurut Nawir, sebuah jembatan akan menjadi penghubung antara Rusun Klender dengan Stasiun Klender yang berada di seberang jalan. Saat ini ada 1.200 unit hunian di Rusun Klender dengan tipe 22, 36, dan 54. Perumnas akan merobohkan bangunan lama dan membangun kembali bangunan baru sebanyak 15 tower, 2 di antaranya diperuntukkan bagi penghuni lama.

Baca juga: Susul Tanjung Barat, Perumnas Resmikan TOD Stasiun Pondok Cina

Menurut Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perum Perumnas,  Galih Prahananto, kalau sudah ada kesepakatan dengan para penghuni saat ini, maka tahun ini atau awal tahun depan, pembangunan Rusun Klender pun akan dimulai.

Baca juga: Hunian TOD Stasiun Juanda, Tanah Abang, dan Senen Mulai Dibangun

Penghuni lama bisa mendapatkan unit baru secara gratis ditambah dengan lingkungan yang lebih tertata. Dengan sejumlah keuntungan tersebut, Galih menilai seharusnya penghuni tidak merasa keberatan.

Setelah bangunan baru rampung, maka para penghuni bangunan lama bisa pindah ke situ, dan  bangunan yang lama pun akan dibongkar. Menurut Galih, hal ini bisa saja dilakukan mengingat Perumnas masih memiliki lahan kosong seluas 3 ribu meter persegi di area yang lama untuk pembangunan Rusun Klender yang baru.

Bagikan: 760 kali