rumah tua dan apartemen- rumah123.com Sebuah Rumah Tua Berada di Sebuah Superblok Mewah di Jakarta, Thamrin Residence. Pemilik Rumah Menyatakan Rumah Ini Sudah Berusia 100 Tahun (Foto: Rumah123/Kompas.com/Cynthia Lova)

Berita sebuah rumah yang berada di sebuah kompleks apartemen mewah di Jakarta tengah viral. Kok, bisa ya ada rumah kecil terkepung seperti ini?

Sebuah rumah tua yang tersembunyi di antara kompleks superblok Thamrin Residence. Rumah ini hanya terlihat atapnya saja. Rumah ini juga tertutup oleh pepohonan.

Thamrin Residence merupakan kawasan mixed use yang berada di Kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Superblok ini terdiri dari apartemen, perkantoran, dan kawasan komersial.

Baca juga: Rumah Tua Itu Keren Kok, Lihat Saja Hunian yang Satu Ini

Situs berita online Detik.com melansir bahwa rumah tua ini berada di bagian kiri gedung apartemen yang menjulang tinggi. Persisnya berada di bawah area gedung parkir kendaraan.

Posisi rumah tua tersebut berada kurang lebih dua (2) meter di bawah permukaan jalan. Jadi hanya bagian atap yang terlihat. Atapnya berupa genting bata yang sudah usang.

Pemilik rumah tersebut adalah Lieus (58 tahun). Dia menyatakan bahwa tanah ini sudah dimiliki sejak ratusan tahun lalu. Sementara usia bangunannya telah mencapai 100 tahun.

Pemilik Hunian Memilih Bertahan di Rumah Tua

Lies adalah warga asli RT (Rukun Tetangga) 07, RW (Rukun Warga) 09, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dia mengaku generasi kedelapan yang menempati rumah tersebut. Lieus mengaku orang asli dan bukan pendatang. Dia mengisahkan bahwa dulu jalan berada di sini, saat zaman tanah lempung.

Sebelum apartemen dibangun, dia tinggal dan bertetangga dengan warga lainnya. Warga memilih menjual tanah ketika developer melakukan pembebasan lahan.

Baca juga:  Pendapatan Bisnis “Pengabdi Setan” Gede Banget, Kamu Punya Rumah Tua Ga?

Lieus menyatakan dia memilih mempertahankan lahan dan rumah saat pembebasan lahan lantaran ada alasannya. Rumah ini menjadi saksi bisu kehidupan keluarganya turun temurun.

Saat perusahaan pengembang mulai membangun superblok, Lieus tetap bertahan di rumah. Dia tidak meninggalkan rumah ini.

Dia mengisahkan pembangunan apartemen membuat rumahny berdebu. Dia juga tidak bisa tidur. Banyak orang yang menyatakan dia sebagai wonder woman.

Baca juga:  Mendesain Ulang Rumah Tua Menjadi Lebih Modern Minimalis, Bisa Kok!

Proyek ini merupakan kerja sama antara Agung Podomoro Group dengan Jakarta Propertindo, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Provinsi DKI Jakarta. Proyek hunian ini selesai dibangun pada 2009 lalu.

Hunian vertikal ini mulai dibangun sejak 2005. Jadi bisa dibayangkan kalau Lieus dan keluarganya harus bertahan dari debu dan bisingnya proses pengerjaan apartemen selama empat tahun.

Pengelola Apartemen Tidak Mempermasalahkan Keberadaan Rumah Tua

Chief Customer Service Apartemen Thamrin Executive Residence, Emi menyatakan Lieus memang warga lama yang sudah menempati rumah tua tersebut sebelum apartemen dibangun. Emi juga menyatakan Lieus hidup berdampingan dengan penghuni apartemen.

Emi memaparkan bahwa perusahaan adalah konsultan pengelola gedung apartemen. Saat mulai mengelola, rumah tua tersebut sudah ada.

Pengelola juga menghargai keputusan Lieus yang memilih bertahan tinggal di rumah tersebut. Emi menyatakan tidak ada yang mengeluh, tidak ada yang terganggu. Jadi tidak ada masalah apa pun.

Hmm, tidak menyangka kan kalau ada rumah tua yang berada di kompleks superblok. Sebelumnya, juga ada perumahan di atas pusat perbelanjaan Thamrin City. Beritanya juga sempat viral.

Baca juga:  Agar Rumah Tua Gak Horor Kayak Rumah Pengabdi Setan!

Bagikan: 800 kali