Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), semisal jalan beton yang cukup lebar di perumahan ini, merupakan pelengkap fasilitas rumah subsidi. Foto: Rumah123/Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
 

Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), semisal jalan beton yang cukup lebar di perumahan, merupakan pelengkap fasilitas bagi rumah subsidi. Seperti diketahui, Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) butuh rumah subsidi dan ini merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah.

Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghibahkan aset program PSU kepada pemerintah daerah. Aset yang dihibahkan berupa jalan lingkungan yang dibangun dengan anggaran tahun 2015- 2017 senilai Rp131,38 miliar. Aset tersebut dihibahkan kepada 75 Bupati/Wali Kota yang berada di 167 lokasi perumahan umum bagi 30.313 unit rumah subsidi.

Serah-terima tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, pada Jumat (29-9-2018). Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bantuan PSU merupakan stimulan bagi pengembang rumah subsidi demi mencapai target Program Satu Juta Rumah.

Baca juga: Cari Rumah Subsidi di Karawang? Sampai Tahun Depan Bakal Ada 2.000 Unit

“Program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri Basuki, dikutip dari keterangan tertulis Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Jumat (28-9-2018).

Menurut Khalawi, Pemda bertanggung jawab memelihara PSU yang sudah diterimanya, sehingga manfaatnya bisa lama dan dalam kondisi baik.

Selain jalan lingkungan, komponen PSU lainnya sesuai Permen 03/2018 adalah tempat pengolahan sampah 3R dan jaringan air bersih.

Rumah yang mendapat bantuan PSU adalah rumah MBR dan diutamakan bagi mereka yang menggunakan KPR Subsidi.

Bagikan: 6220 kali