Biro Arsitek Studio Arthur Casas dan Perusahaan Konstruksi SysHaus Membangun Rumah Prefabrikasi Hanya Dalam Waktu 28 Hari (Foto: Rumah123/Curbed)

Berapa lama sih membangun rumah? Kalau hal ini dilontarkan, jawabannya beragam. Namun, percaya nggak kalau ada rumah yang bisa dibangun kurang dari satu bulan? Biasanya rumah dibangun bisa mencapai enam bulan.

Biro arsitektur Studio Arthur Casas berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi dan rekayasa teknik SysHaus untuk mendesain rumah prefabrikasi. Keduanya perusahaan ini berasal dari Brasil.

Studio Arthur Casas dan SysHaus merancang rumah prefabrikasi di Sao Paulo, Brasil. Keduanya membangun rumah kurang dari satu bulan, tepatnya hanya 28 hari.

Baca juga: Mau Beli Rumah Mungil yang Ramah Lingkungan?

Situs desain Curbed melansir kalau rumah ini memiliki luas 200 m2. Bentuknya memang sederhana, hanya berbentuk kotak.

Kedua perusahaan merancang hunian yang ramah lingkungan. Semua material dibuat dari bahan ramah lingkungan.

Hunian ini mempunyai sistem pengolahan air hujan, piranti pengolah limbah yang mengubah gas untuk perapian dan dapur, serta atap yang hijau dan dilengkapi solar panel.

Rumah Ini Berbentuk Sederhana, Hanya Kotak. Namun, Hunian Ini Mempunyai Luas 200 M2 (Foto: Rumah123/Curbed)

Baca juga:  Kayak Gimana Punya Rumah Sempit di Tengah Hutan?

Studio Arthur Casas mendesain rumah ini dengan bentuk yang simpel agar mudah dalam pengaturan ruang dan kamar. Rumah ini memiliki beranda luar yang luas dan terhubung dengan ruang duduk.

Semua material sudah dicetak di tempat lain. Hampir 95% material sudah siap untuk pemasangan. Waktu pembangunan rumah pun bisa dipangkas hingga 60% lebih cepat dari rata-rata rumah lainnya. Sayangnya, Curbed tidak mengungkapkan berapa biaya pembangunan rumah ini.

Meskipun rumah ini dibangun secara cepat, tetapi hunian ini mempunyai detil yang bagus. Ada panel kayu pada bagian langit-langit dengan lampu LED.

Baca juga: Rumah Prefabrikasi Ini Bisa Dipasang dalam 5 Jam, Mau Punya Ga?

Hunian Ini Dirancang Ramah Lingkungan. Sampah Bisa Diolah Menjadi Gas untuk Dapur dan Perapian (Foto: Rumah123/Curbed)
Bagikan: 447 kali