Ilustrasi Foto: Rumah123/Getty
 

Rumah sederhana seharga Rp130 jutaan per unit akan dibangun sebanyak 1.600 unit secara bertahap. Perumahan ini akan dikembangkan di atas lahan kurang lebih 21 hektare di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat. Untuk tahap pertama, akan dibangun 400 unit rumah subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Sang pengembang, yakni Penta Dinamika, didirikan oleh Dana Pensiun Pertamina. Penta Dinamika sebagai anak usaha, akan mengelola dana BUMN tersebut melalui investasi di sektor riil. Ada dua tipe yang bisa kamu pilih, yakni Tipe 30/60 dan 36/60 di atas alahan seluas 3,1 hektare. Penta Dinamika dalam mengembangkan proyek ini bekerja sama dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Baca juga: Ada 2.000 Unit Rumah Murah Siap Dibangun, Jangan Sampe Gak Kebagian!

Menurut Dewan Pembina Apersi Eddy Ganefo, seperti dikutip Kompas.com, Senin (15-5-2018), sudah ada 700 pekerja yang mendaftar untuk membeli hunian yang akan dibangun Penta Dinamika tersebut.

Sukabumi berprospek cerah untuk bisnis properti karena daerah di Jawa Barat ini terus berkembang. Selain sektor industri, adanya proyek infrastruktur yang dikembangkan juga mendorong pertumbuhan properti di Sukabumi. Camat Parung Kuda, Kabupaten Sukabumi, Aef Syafullah, mengatakan, saat ini ada sekitar 200 pabrik yang beroperasi di Sukabumi. Khusus di Kecamatan Parung Kuda, ada 19 pabrik yang beroperasi dengan jumlah karyawan lumayan besar.

Kebanyakan dari para karyawan pabrik tersebut masih menyewa hunian. "Sehingga, kebutuhan akan rumah di sini masih sangat besar," kata Aef. Potensi pasar yang besar ini dilewatkan oleh PT Penta Dinamika Properti.

Baca juga: Cari Rumah Murah di Karawang? Rp130 Jutaan Mau Ga?

Untuk permulaan, pengembang tersebut memang membangun rumah buat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Proyek hunian yang akan dibangun yakni di Palasari, Parung Kuda, dan Cikembar.

Direktur Penta Dinamika Properti, Soetomo, menyatakan, selain bermaksud mendukung Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah, pihaknya membangun proyek hunian juga karena potensi pasar properti di Sukabumi. "Banyak pabrik yang beroperasi di sini, yang relokasi dari wilayah lain seperti Tangerang karena upah buruh di sini lebih murah," katanya menjelaskan.

Bagikan: 32992 kali