Arsitek Joshua Woodsman Mendesain Rumah Kecil dengan Warna Magenta (Foto: Rumah123/Designboom)

Kamu tidak perlu lagi pusing mikir KPR (kredit pemilikan rumah) dan hutang. Rumah kecil ini bisa menghilangkan semua itu. Harganya pun terjangkau dan mudah untuk dibangun.

Saat ini, tren rumah mungil, rumah kecil, atau rumah sempit. Tren tidak hanya melanda konsumen tetapi juga biro arsitek.

Menurut riset dari National Association of Home Builders, lebih dari separuh orang Amerika Serikat tidak keberatan tinggal di rumah berukuran kurang dari 55 meter persegi. Responden milenial malah lebih besar lagi, angkanya naik menjadi 63 persen.

Baca juga: Rumah Kecil yang Nyaman dan Efisien, Yuk Dilihat Kayak Apa

Arsitek Joshua Woodsman tidak mau ketinggalan. Dia mendesain rumah kecil dari kayu untuk mengatasi masalah perumahan dan hidup yang layak.

Rumah ini berukuran kecil, hanya 3,3 meter x 1,8 meter. Warnanya pun ngejreng yaitu magenta (warna pink yang mengarah ke ungu). Pemilik dapat menarik rumah ini dengan mobil.

Meski kecil, namun rumah ini bisa membuat sofa bed, dapur lengkap dengan kompor, kamar kecil, dan ruang penyimpanan. Tidak ketinggalan, ada tanki penyimpanan air, gas, dan listrik. Furnitur dalam rumah kecil ini dirancang menyatu dengan rumah.

Baca juga:  Ini Rumah Kecil atau Pesawat Luar Angkasa Ya?

“Rumah kecil berwarna magenta ini merupakan bentuk dari perumahan mandiri sementara yang bisa mengatasi hutang dan KPR,” ujar sang arsitek seperti dikutip oleh Designboom.

Pembangunan hunian ini hanya memakan waktu tiga bulan. Biaya pembangunannya hanya USD 11.000 (Rp156 juta), sudah termasuk material dan biaya tukang.

Hmm, generasi milenial Indonesia gimana nih? Mau nggak punya rumah kecil kayak begini. Kamu bisa membawa rumah ini ke mana-mana lho.

Baca juga:  Siapa Mau Tinggal di Rumah Kecil yang Menghadap Gunung

Rumah Ini Hanya Memiliki Ukuran 3,3 Meter x 1,8 Meter, Namun Memiliki Dapur, Toilet, dan Ruang Tidur (Foto: Rumah123/Designboom)
Bagikan: 2609 kali