Biro Arsitek Whispering Smith Mendesain Rumah yang Ramah Lingkungan (Rumah123/Curbed)

Hunian ini berada di kawasan sub urban Perth, Australia. Rumah tiga lantai ini mempunyai luas sekitar 200 m2.

Rumah ini mempunyai konsep terbuka. Ada kamar tidur pada lantai atas, sementara garasi berada di bagian bawahnya.

Baca juga: Rumah dari Kontainer? Wah, Lebih Murah dan Ramah Lingkungan Lho

Biro arsitek Whispering Smith mendesain rumah ini. Arsitek merancang hunian ini dengan gaya modern minimalis.

Siapa menyangka kalau rumah ini ternyata ramah lingkungan dan memiliki jejak karbon yang tidak ada. Hal ini bisa terjadi karena arsitek menggunakan bahan daur ulang.

Baca juga:  Mau Beli Rumah Mungil yang Ramah Lingkungan?

Whispering Smith memanfaatkan panel beton daur ulang. Selain itu, batu bata daur ulang juga digunakan dalam pembangunan rumah ini. Semua material bekas ternyata masih dapat dipakai untuk membangun rumah baru.

Arsitek mendesain rumah ini dengan gaya desain interior yang memberikan kesan unfinished namun terlihat bersih. Beton dan batu bata daur ulang dibiarkan terekspose dengan menambahkan lapisan cat berwarna putih.

Baca juga: Rumah Sempit Ramah Lingkungan dari Bahan Daur Ulang

Untuk memberikan sentuhan alam, arsitek memasukkan elemen material kayu pada tangga. Tidak hanya itu, ada sejumlah tanaman dalam pot yang ditempatkan di dalam rumah.

Jika kamu berencana untuk membangun rumah, coba deh untuk memanfaatkan sejumlah material bekas. Kamu bisa menghemat pengeluaran sekaligus bisa memanfaatkan material daur ulang sehingga rumah kamu menjadi ramah lingkungan.

Baca juga:  Semua Stadion Piala Dunia 2018 Masuk Kategori Ramah Lingkungan, Ini Baru Keren!

Fasad Rumah Menggunakan Beton Ekspos (Rumah123/Curbed)
 
Pembangunan Rumah Memanfaatkan Material Daur Ulang Seperti Beton dan Batu Bata (Rumah123/Curbed)
 
Whispering Smith Memasukkan Material Kayu dalam Bangunan serta Menambahkan Tanaman dalam Pot (Rumah123/Curbed)
Bagikan: 828 kali