OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Mengenal Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima Beserta Karakteristik dan Filosofinya

25 Agustus 2022 · 4 min read Author: Reyhan Apriathama

rumah adat bengkulu

Simak hal yang perlu kamu tahu mengenai rumah adat Bengkulu beserta karakteristik dan filosofinya secara lengkap berikut ini. 

Ada berbagai jenis rumah adat di Indonesia baik dari Sabang sampai Merauke sebagai salah satu jenis peninggalan budaya.

Bangunan tersebut memiliki nilai filosofi tersendiri, tak hanya untuk umat manusia namun juga lingkungan sekitar .

Salah satu rumah adat yang dilestarikan hingga kini adalah rumah adat Bengkulu sebagai warisan budaya bangsa.

Apa saja yang perlu kamu ketahui mengenai rumah adat Bengkulu Bubungan Lima? Simak pembahasannya bersama-sama!

Ciri Khas Rumah Adat Bengkulu 

Rumah Adat Bengkulu Unik

Sumber: Yuksinau.id

Rumah adat Bubungan Lima memiliki ciri khas yang tampak jelas dari sisi atap bertumpuk-tumpuk, sesuai dengan namanya.

Bentuk atap yang tersusun atas lima bagian tersebut juga terbuat dari ijuk pohon enau, namun seiring waktu digantikan dengan atap seng.

Selain memiliki atap unik, rumah adat Bengkulu memiliki 15 tiang untuk menopang rumah ini setinggi 1,8 meter yang tahan terhadap gempa.

Keunikan lain juga terdapat pada jumlah anak tangga dengan nominal ganjil yang berasal dari nilai kepercayaan setempat yang berfungsi untuk pernikahan, kelahiran, penyambutan tamu dan kematian.

Sisi kolong bawah rumah difungsikan untuk menyimpan gerobak, hasil panen pertanian, kandang hewan, dan sebagainya.

Pembagian Ruang Rumah Adat Bengkulu 

Rumah adat Bubungan Lima

Sumber: Nesabamedia.com

Rumah Bubungan Lima yang memiliki ciri khas menarik terdiri dari tiga bagian utama yakni bagian atas, tengah, dan bawah.

Bagian atas terdiri dari atap, bubungan yang terbuat dari ijuk maupun seng, kemudian loteng untuk menyimpan benda pusaka. 

Pembagian ruang di rumah adat Bengkulu berdasarkan bagian yang meliputi:

1. Berendo 

Bagian ini adalah tempat menerima tamu bagi orang yang belum dikenal, yang juga digunakan untuk tempat bermain anak.

2. Hall di Rumah Adat Bengkulu

Ruangan di dalam rumah adat berikutnya adalah Hall yang menjadi tempat pertemuan, upacara adat, pernikahan, selamatan, dan lain-lain.

3. Bilik Gedang 

Ruangan ini digunakan pemilik sebagai tempat tidur. Khusus bagi anak kecil, mereka akan tidur dengan orang tuanya.

4. Bilik Gadis 

Ruangan ini dikhususkan untuk anak perempuan beristirahat, lokasinya dekat Bilik Gedang untuk pengawasan orang tua.

5. Ruang Tengah 

Ruang ini kerap digunakan sebagai tempat beristirahat tamu perempuan baik Ibu maupun anak remaja.

Tak hanya digunakan tempat istirahat, ruang ini juga digunakan sebagai tempat mengaji, hingga tempat tidur anak lelaki.

6. Ruang Makan 

Ruang berikutnya adalah ruang makan yang digunakan sebagai tempat kumpul menikmati sajian bersama keluarga.

7. Garang 

Garang adalah tempat penyimpanan air atau disebut gerigik.  Penghuni akan mencuci kaki dan tangan sebelum masuk ke rumah.

8. Dapur 

Ruang ini merupakan jantung dari rumah adat Bubungan Lima sebagai tempat untuk memasak.

9. Berendo Belakang di Rumah Adat Bengkulu

Tempat ini merupakan tempat favorit bagi para wanita untuk bersantai pada siang maupun sore hari.

Di bagian bawah terdapat tiang kayu untuk menopang rumah dengan ukiran khas, dengan karakteristik lengkap berikut: 

  1. Pohon Ru merupakan pohon cemara yang tumbuh di masyarakat Bengkulu.
  2. Pohon Hayat disebut pohon kehidupan yang dipercayai bahwa kehidupan manusia tercatat di pohon ini.
  3. Bunga melati identik dengan keindahan rumah.
  4. Pucuk rebung merupakan jenis ornamen.

Motif ukiran daun didasarkan pada pandangan masyarakat akan kelangsungan alam utamanya pepohonan dan tumbuhan.

  1. Kembang empat adalah ornamen yang menggambarkan kebahagiaan dan keberuntungan.
  2. Bunga raflesia merupakan ornamen bunga khas di Bengkulu.
  3. Matahari adalah ornamen yang menggambarkan peran matahari bagi kehidupan.

Filosofi Rumah Adat Bengkulu Bubungan Lima

Rumah adat Bubungan Lima dari sisi samping

Sumber: Ruanarsitek.id

Rumah adat ini tidak hanya memiliki unsur budaya kuat, namun filosofi hidup masyarakat setempat.

Tiga bagian dari arsitektur rumah adat ini memiliki filosofi masing-masing, mulai dari bagian atas yang melambangkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, tengah sesama umat manusia, dan bagian bawah terhadap sekitar. 

Sisi atas rumah dicirikan dengan ujung atap seperti selembayung, sebagai ucapan hormat kepada Tuhan.

Bagian tengah yang terdiri dari berbagai macam ruangan seperti Berendo, Hall, Bilik Gedang, Bilik Gadis, Ruang Tengah, Ruang Makan, Berendo Belakang, untuk menjaga interaksi sosial bagi penghuni rumah maupun tamu.

Menjaga kehormatan anak perempuan juga terlihat pada sebuah bilik gadis yang ditempatkan khusus.

Bagian bawah bubungan lima, terdapat tiang penyangga yang di biasanya ditemukan hewan ternak, hasil panen, maupun alat pertanian.

Hal ini menunjukkan bahwa bangunan ini tak hanya hubungan antar manusia, namun lingkungan sekitar.

Itulah beberapa hal menarik yang perlu kamu ketahui tentang rumah adat Bengkulu beserta karakteristik dan filosofinya.

Temukan berbagai inspirasi menarik seputar gaya hidup, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Kamu bisa wujudkan hunian idaman seperti Summarecon Mutiara Makassar , hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

 


Tag: ,


Reyhan Apriathama
Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA