tol terpeka- rumah123.com Ilustasi Jalan Tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Telah Menetapkan Tarif Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung. Tarif Tol Diberlakukan Mulai Awal 2020 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Tol terpanjang di Indonesia yaitu ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Tol Terpeka) sudah mulai berbayar pada awal 2020.

Presiden Joko Widodo sudah meresmikan penggunaan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung atau Tol Terpeka pada pertengahan November 2019 lalu.

Jokowi sempat menyatakan kalau Tol Terpeka merupakan tol terpanjang yang pernah dia resmikan. Tol ini memiliki rute sepanjang 189 kilometer.

Baca juga: Tol Pertama di Kalimantan, Tol Balikpapan-Samarinda Akhirnya Diresmikan

Sebelumnya, label tol terpanjang menjadi milik Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) di Jawa Barat. Ruas tol ini memiliki rute sepanjang 116 kilometer. Tol ini beroperasi sejak 2015.

Predikat tol terpanjang kemudian beralih ke To Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung. Presiden Jokowi meresmikan tol ini pada Maret 2019. Tol ini mempunyai rute sepanjang 140 kilometer.

Setelah Tol Terpeka diresmikan, gelar tol terpanjang pun beralih. Tol ini masih digratiskan sejak diresmikan pada bulan November lalu.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Putuskan Tarif Tol Terpeka

Laman berita online CNN Indonesia.com melansir bahwa tarif Tol Terpeka telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1194/KPTS/2019 Tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung tertanggal 20 Desember 2019.

Kendaraan golongan I termasuk mobil pribadi akan dikenakan tarif Rp170.500. Pengendara yang masuk dari Terbanggi Besar dan kemudian keluar di Kayu Agung akan dikenakan tarif tersebut. begitu juga dengan sebaliknya.

Untuk kendaraan golongan II atau truk dengan 2 gandar dikenakan tarif Rp255.500. Tarif yang sama dikenakan untuk kendaraan golongan III.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Dioperasikan Gratis untuk Sementara Waktu

Sedangkan untuk kendaraan golongan IV dan V akan dikenakan tarif Rp341.000. Ketentuan tarif ini berlaku bagi pengendara atau pengguna ruas tol untuk rute terjauh.

Pengelola Tol Terpeka Meminta Pengguna Tol Menyiapkan Saldo Uang Elektronik

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo menyatakan para pengguna Tol Terpeka ini sebaiknya memastikan untuk mempunyai saldo kartu uang elektronik yang cukup sebelum menggunakan jalan tol.

Hal ini untuk memaksimalkan pelayanan dan mematuhi peraturan yang berlaku. Tentunya jangan sampai saldo kartu uang elektronik tidak cukup sehingga mempersulit pengguna.

Selama masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, manajemen Hutama Karya masih melakukan sosialisasi tarif. Operator jalan tol membuka call center agar pengendara dan pengguna jalan tol bisa menghubungi untuk mendapatkan informasi.

Baca juga: Tol Kunciran-Serpong Dibuka, Investasi Properti di Banten Semakin Menarik

Bintang melanjutkan bahwa surat keputusan tarif tol sudah diterbitkan pada 20 Desember 2019. Setelah tujuh hari sebenarnya manajemen Hutama Karya bisa memberlakukannya.

Namun, pengelola tol memilih untuk memperpanjang masa sosialiasi. Pengelola baru akan memberlakukan tarif pada awal 2020.

Bagi yang ingin melewati Tol Terpeka atau Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, siapkan saldo kartu elektronik. Jangan sampai saldonya kurang dan mengganggu pengendara mobil yang ada di belakang kamu.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Diresmikan, Kemacetan Bisa Berkurang 30 Persen

Bagikan:
3926 kali