Salah Satu Rancangan Koichi Takada untuk Crown Group. Arsitek Keturunan Jepang Ini Akan Merancang Desain Apartemen untuk Crown Group di Kawasan Ancol, Jakarta Utara (Foto: Rumah123/Koichi Takada.com)

Crown Group menjalin kerja sama dengan Pembangunan Jaya Ancol untuk membangun hunian vertikal di Ancol, Jakarta Utara. Arsitek ternama Koichi Takada bakal merancang apartemen dan kawasan.

Pembangunan Jaya Ancol merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta. Sementara Crown Group adalah perusahaan pengembang terkemuka yang berbasis di Australia.

Kedua perusahaan mengembangkan kawasan mixed use. Nantinya ada apartemen, hotel berbintang, dan juga ritel.

Baca juga: Crown Group Berekspansi, Garap Empat Proyek Hunian Senilai Rp50 Triliun

Takada mendesain proyek ini. Arsitek keturunan Jepang ini sudah sering terlibat dalam proyek Crown Group di Australia seperti Mastery by Crown Group, Arc by Crown Group, Infinity by Crown Group, dan Skye by Crown Group.

Takada menempuh pendidikan arsitektur di London, Inggris dan New York, Amerika Serikat. Dia sempat bekerja di tiga biro arsitek besar di New York, Tokyo (Jepang), dan Sydney (Australia), sebelum kemudian membuka firma sendiri Koichi Takada Architects.

“Saya rasa dia yang terbaik. Dia orang yang sangat menghormati alam. Dia sangat kontekstual dengan desainnya,” ujar CEO dan Chairman Crown Group, Iwan Sunito dalam konferensi pers pada Senin (11/02/2019).

Baca juga: Crown Group Yakinkan Investor untuk Berinvestasi Properti di Australia

“Dia tidak membuat desain yang tidak sesuai dengan Indonesia. Saat dia presentasi konsep ini, dia terinspirasi dari archipelago, kepulauan, Raja Ampat,” lanjut Iwan yang juga co-founder Crown Group.

Iwan belum mengungkapkan lebih detail mengenai proyek ini termasuk mengenai nama proyek, jumlah apartemen, tipe unit, hingga harga.

Namun, dari sejumlah gambar rancangan, proyek ini terdiri dari delapan menara. Desainnya memang terinspirasi dari Kepulauan Raja Ampat.

Baca juga: Di Mana Sebaiknya Investor Indonesia Berinvestasi Properti di Luar Negeri

Bagikan: 320 kali