Salah satu perusahan agen real estate asal Amerika yaitu Re/Max yang hadir di Indonesia sejak 2014, siap melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia dengan menambah jumlah kantor tahun ini. Re/Max Indonesia optimistis bisnis broker properti di tahun ini lebih baik walaupun tantangannya masih cukup besar.

Chief Executive Officer (CEO) Re/Max Indonesia, Monica Nardi, mengatakan, pihaknya siap menghadapi tantangan dan meraih peluang di tahun ini.

Memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), kemungkinan terjadinya foreign direct investment di bidang properti. Karena itu, Re/Max dengan menyiapkan kantor-kantor broker properti untuk berkompetisi di era ini.

Baca juga: Ini 4 Sifat Dasar Agen Properti Menurut Principal Agen Properti

Dalam siaran persnya pada Jumat (29/1), Monica menyampaikan, di samping pembukaan kantor-kantor yang kuat, pola kerja juga diubah. ''Tidak lagi mengandalkan bisnis lokal, melainkan juga dikembangkan ke dalam transaksi properti dunia,’’ ujarnya seperti dilansir dari Beritasatu.com

Ia pun menambahkan faktor mendukung di tahun ini adalah kembali bergeraknya ekonomi yang dimulai oleh pemerintah melalui pembangunan infrastruktur.

Selain itu, dengan memiliki jaringan kuat di mayoritas negara yang tergabung dalam MEA, yaitu Malaysia, Singapura, Philipina dan Thailand, membuat Re/Max Indonesia siap untuk menghadapi era tersebut. Re/Max Indonesia pun memasang target omzet transaksi naik sebesar 20 persen pada tahun ini.

Baca juga: Geliat Properti di Kawasan Industri

Re/Max Indonesia juga meyakini bisnis properti di Tanah Air akan semakin tertib dengan adanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti. Re/Max juga mendukung Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) dalam upaya meningkatkan kualitas dan kualifikasi para broker properti di Indonesia.

Managing Director Re/Max Janti Rusli, menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah memiliki 15 kantor cabang dangan 200 marketing associate yang tersebar di berbagai wilayah seperti di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Solo, Surabaya, Palembang, dan Bali.

’’2016 ini kami menargetkan dapat menambah kantor cabang lagi hingga menjadi 30 kantor sampai akhir tahun,’’ ucapnya. (Ing)

Bagikan: 1660 kali