OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Ratusan Ribu Rumah di Sumatera Utara Sudah Tidak Layak Huni

29 Nopember 2023 · 2 min read Author: Dodiek Dwiwanto

Pembangunan atau Peremajaan Rusun Sukaramai, Medan, Sumut (Rumah123/Kemen PUPR)

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi menyatakan bahwa saat ini terdapat 192.000 rumah dalam kondisi tidak layak huni di provinsinya.

Menurut Tengku Erry Nuradi, hal ini harus menjadi perhatian pemangku kepentingan seperti Perum Perumnas, pemerintah daerah (pemda) Sumatera Utara, para asosiasi perumahan, dan koperasi.

Baca juga: Tamansari Puri Bali Tawarkan Rumah Berkonsep Taman, Wah Kayak Apa ya?

“Bersama-sama mengejar target program sejuta rumah untuk rakyat. Kami juga mengalokasikan dana untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni sebanyak 1.000 rumah tiap tahunnya. Ini dukungan kami untuk program sejuta rumah,” kata Erry seperti dilansir oleh Kompas.

Hal ini diungkapkan Tengku Erry Nuradi usai peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (rusun) Sukaramai, Medan, Sumatera Utara pada Rabu (5/4).

Baca juga: Banyak Perusahaan Multinasional, Jababeka Memacu Proyek Komersial

Rusun Sukaramai akan dibangun kembali menjadi empat menara dengan ketinggian 20 lantai dan memiliki 2.064 unit rusun. Pengerjaan rusun ini ditargetkan selesai dalam 18 bulan.

Untuk tahap pertama akan dibangun dua menara dengan total unit sebanyak 1.334 unit rusun. Hunian yang diremajakan merupakan tipe studio dengan luas 18 meter persegi.

Baca juga: Penambahan Infrastruktur Jadikan Jababeka Semakin Berkembang

Rusun Sukaramai ini sudah ada sejak lama, namun kondisinya sudah tidak layak huni dan harus direnovasi total.

Penghuni lama direkolasi dan mendapatkan dana kompensasi selama dua tahun untuk mendapatkan hunian peralihan sementara yang tidak jauh dari lokasi rusun.


Tag: , ,


Dodiek Dwiwanto
Penulis sekaligus Editor Rumah123.com. Hobi menonton tayangan desain rumah dan gaya hidup di HGTV saat senggang. Lagi mencari tahu dan belajar soal investasi saham properti dan crowdfunding. Siapa tahu jadi investor.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA