amelia de la rama

Benarkah Presiden Soekarno pernah memiliki jalinan kisah asmara dengan aktris asal Filipina, Amelia de la Rama, simak ceritanya berikut ini.

Kisah cinta antara Presiden Soekarno memang sempat tercium oleh media, namun sampai saat ini masih menjadi misteri.

Seperti dilansir dari laman Historia.id, politisi Filipina Jose Maria Sison pernah menulis dalam bukunya At Home in the World: a Portrait of Revolutionary (2004).

Ia mengisahkan kalau Soekarno pernah berkunjung ke Filipina untuk bertemu Presiden Diosdado Macapagal dan Konferensi Maphilindo pada 1963.

Lantas ada media gosip memberitakan kalau Sison dianggap sebagai kaki tangan Soekarno dan membelikan rumah mewah di Forbes Park, Manila.

Sison dituding menjadi perantara pembelian rumah untuk kekasih Presiden Soekarno bernama Amelia de la Rama.

Kisah ini dianggap gosip murahan, namun ternyata cerita ini juga tercatat dalam “dokumen Marcos”.

Setelah Presiden Ferdinand Marcos lengser pada 1986, Presiden Corazon Aquino membentuk komite untuk menelusuri korupsi kroni Marcos.

Salah satu dokumen tertanggal 29 Juli 1964 ini ternyata mengungkapkan kisah kekasih Presiden Soekarno. 

Hmm, sebenarnya dokumen ini membahas mengenai skandal keuangan Harry S. Stonehill, orang Amerika Serikat yang menjalin bisnis dengan Marcos.

Singkat cerita, Stonehill memiliki mitra bisnis di Filipina yang agresif ingin memiliki bisnis di Indonesia. 

Kelompok bisnis ini mendekati sosialita Amelia de la Rama untuk mendapatkan kesepakatan bisnis tersebut.

potret amelia de la rama Sumber: Philstar.com

Amelia de la Rama Pernah Mengungkapkan Ke Media Mengenai Hubungan dengan Presiden Soekarno

Amelia de la Rama lahir dengan nama Amalia Amante di Bulacan, Filipina pada 1927, lantas ia menikah muda pada usia 15 tahun.

Setelah bercerai, ia menikah lagi dengan seorang pengacara dengan nama belakang de la Rama, tetapi kemudian pernikahan itu kandas.

Lantaran mantan suaminya punya hubungan dengan keluarga Osmena yang berpengaruh di Filipina, Amelia de la Rama sering hadir dalam jamuan kelas atas.

Ia berjumpa dengan Presiden Soekarno dalam salah satu acara tersebut, kisahnya pun bermula dari sini.

Amelia de la Rama mengungkapkan kisahnya kepada harian Hongkong Standard pada Februari 1979, lantas dikutip oleh Majalah Tempo.

Ia blak-blakan kalau telah menikah dengan Presiden Soekarno di masjid istana pada 1964, namun ia tidak mau mengumumkannya.

Alasannya ia tidak mau Presiden Soekarno mengalami masalah seperti halnya pernikahan dengan Ratna Sari Dewi alias Naoko Nemoto. 

Presiden Soekarno memberikan nama kesayangan Sampaguita kepada Amelia de la Rama, nama ini merupakan bunga nasional Filipina.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com.

Kalau kamu sedang mencari rekomendasi properti untuk tempat tinggal atau investasi, pilihan terbaik adalah The Billabong Soeta.

Bagikan:
1170 kali