bangun rumah murah

Selain membeli rumah jadi, ada cara yang bisa ditempuh untuk bisa memiliki rumah dengan bujet yang murah, yaitu dengan membangun rumah sendiri.

Ketika membeli rumah jadi, tentunya pengembang mengambil keuntungan dari pembangunan rumah, sehingga ada harga lebih yang kita bayar.

Sementara ketika membangun rumah sendiri, kita turun langsung untuk memilih bahan bangunan hingga menyewa jasa tukang bangunan, oleh karena itu biayanya tentu lebih murah.

Nah, ternyata, ketika membangun rumah sendiri, ada cara lagi yang bisa diterapkan agar biayanya lebih murah dari yang seharusnya.

Tentunya, cara ini tidak akan mengurangi kualitas dari bangunan rumah itu sendiri.

Wah, kalau begini, tentu kamu bisa hemat banyak!

Apa saja cara bangun rumah murah yang bisa diterapkan?

Simak penjelasan lengkapnya!

1. Memilih pondasi cakar ayam dan sloof gantung

pondasi cakar ayam Sumber: Kumparan

Setiap tanah memang memiliki karakteristiknya masing-masing, sehingga ada tipe pondasi yang cocok dan tidak cocok untuk membuat bangunan di atasnya.

Apabila jenis tanahmu keras, sebaiknya gunakanlah pondasi cakar ayam dan sloof gantung.

Jenis pondasi ini lebih efisien dibandingkan jika kamu menggunakan sloof gantung saja lalu menambahkan batu kali seperti pondasi pada umumnya.

Dengan mengurangi batu kali, biaya pun akan lebih efisien karena bisa dialokasikan untuk membeli material lainnya.

Apabila kondisi tanah gembur, hindari menggunakan pondasi ini karena tidak sesuai dengan kondisi tanah.

2. Memilih hebel daripada bata merah untuk dinding

bata ringan hebel Sumber: Tokopedia

Cara bangun rumah selanjutnya adalah dengan memilih untuk membuat dinding dari hebel ketimbang bata merah.

Selain karena harga bata merah yang lebih mahal, penggunaan bata merah akan memakan jumlah yang lebih banyak.

Per meter persegi bangunan membutuhkan sekitar 80 hingga 90 buah bata merah.

Sedangkan jika menggunakan hebel, per meter persegi bangunan hanya membutuhkan sekitar 10 hingga 15 buah hebel saja.

Dari segi pengerjaan pun, jauh lebih mudah dan cepat memasang hebel ketimbang bata merah, sehingga biaya jasa tukang otomatis ikut lebih murah karena masa pengerjaan yang lebih sebentar.

Hanya saja perlu diketahui, bata merah memiliki kekuatan lebih baik ketimbang hebel.

Bata merah mampu menunjang daya dukung kolom yang besar untuk menopang beban dari pelat lantai, sehingga dimensi kolom yang dipasang juga tidak perlu terlalu besar.

Agar tetap kokoh, kamu perlu membuat dimensi kolom yang cukup besar jika memilih untuk menggunakan hebel.

3. Menggunakan mortar untuk plesteran dan acian

mortar Sumber: Ilmuproyek.com

Pada umumnya, plesteran dan acian dinding dibuat menggunakan semen dan pasir dengan ketebalan 2-3 cm.

Namun jika mau bangun rumah murah, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan dry mix alias mortar.

Baik kamu menggunakan dinding hebel maupun bata merah, agar biaya plester dan aci dinding lebih murah, gunakanlah mortar dengan ketebalan 1,5 cm saja.

Bukan hanya lebih murah, penggunaan mortar pada tahap plester juga bisa membuatmu lebih hemat ketika mengecat dinding dengan cat dasar.

Sebab, material mortar menghasilkan warna yang lebih terang ketimbang semen dan pasir, sehingga ketika mengecat dinding dengan cat dasar, tidak perlu dilakukan berulang-ulang.

Itu dia sejumlah cara yang bisa disiasati saat membangun rumah agar biaya bangun rumah lebih murah dari yang seharusnya.

Apabila kamu memiliki bujet terbatas dalam membangun rumah, bisa mengaplikasikan sejumlah cara bangun rumah murah di atas!

Simak juga tips lainnya seputar membangun rumah, membeli rumah, dan menjual rumah hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
377 kali