pulau betet sumatera tenggelam Tangkapan layar Pulau Betet dari Google Maps. Pulau ini berada di pesisir timur Sumatera dan dikabarkan sudah tenggelam.

Isu mengenai ancaman Indonesia tenggalam pada 2050 sudah bergaung sejak beberapa tahun lalu. Kabar ini nyatanya bukan sekadar isapan jempol karena sudah ada beberapa pulau Indonesia yang hilang ditelan air.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.

Total pulau yang ada di tanah air sendiri mencapai belasan ribu, namun hanya sekitar 7.000 pulau yang diketahui berpenghuni.

Sayangnya, seiring terjadinya pemanasan global, tinggi permukaan air laut di Indonesia pun ikut naik.

Akibatnya, sejumlah pulau kecil di Indonesia kian terendam bahkan sudah ada yang hilang!

Pulau Betet-Gundul, Contoh Nyata Wilayah Indonesia Tenggelam

Dilaporkan inet.detik.com pada 6 April 2021 lalu, Pulau Betet adalah pulau kecil tak berpenghuni yang berada di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sementara itu Pulau Gundul termasuk dalam gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Dinukil Detik dari The Star, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Selatan Hairul Sobri menyebutkan bahwa hilangnya Betet-Gundul ini diakibatkan naiknya tinggi permukaan laut.

Ia juga menyebutkan, apabila tak ada langkah nyata dalam menghadapi masalah ancaman ini, bukan tak mungkin empat pulau di sekitar Betet beteakan turut tenggelam.

Pulau-pulau yang Hairul maksud ialah Pulau Burung, Pulau Kalong, Pulau Salah Namo, dan Pulau Kramat.

Masing-masing pulau itu memiliki ketinggian tak lebih dari 3 meter di atas permukaan laut.

Walhi pun mengungkapkan bahwa ada 23 pulau kecil lain di timur Banyuasin, baik yang berpenghuni maupun kosong.

Ancaman Tenggelamnya Pulau Lain di Indonesia

Masjid Wall Adhuna yang tergenang air pasang laut di Muara Baru, Jakarta Utara - Foto: KOMPAS.com/M ZAENUDDIN

Masih dikutip dari Detik, Peneliti Geodesi dan Geomatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Heri Andreas mengemukakan fakta bahwa, meningginya air laut ini tak hanya terjadi di pesisir timur Sumatera.

Jakarta dan pesisir utara Pulau Jawa, Kalimantan, dan Papua bagian selatan juga dihadapkan pada ancaman yang sama.

Data dari ITB menyebutkan bahwa selama 20 tahun ke belakang, penurunan permukaan tanah diperkirakan mencapai 1 hingga 10 cm per tahunnya.

Bahkan, untuk beberapa tempat di Indonesia penurunan tanah ini mencapai lebih dari 15 hingga 20 cm.

Perubahan iklim dan kondisi tanah di pesisir yang rendah adalah dalang dari ancaman Indonesia tenggelam.

Namun, jika semuanya ditanggulangi bersama dari sisi pemerintah dan masyarakat,  hal ini pun bisa dapat dihindari.

Maka itu, yuk kita lebih sadar lagi untuk menjaga lingkungan!

Semoga ulasan dari Rumah123.com di atas bermanfaat ya.

Baca terus artikel lainnya seputar Properti, Rumah, Tips, dan gaya hidup hanya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
39559 kali