ppkm diperpanjang Polda Metro Jaya - Polri

Pemerintah saat ini telah memutuskan perpanjang PPKM selama dua minggu kedepan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 termasuk perpanjangan ganjil genap di berbagai wilayah. 

Sejalan dengan kebijakan PPKM level 2-4, Polda Metro Jaya juga melanjutkan sistem pembatasan lalu lintas dan kendaraan dengan sistem ganjil genap pada nomor polisi.

Pembatasan lalu lintas dengan nomor akhir kendaraan tersebut diperpanjang sampai dengan 20 September sesuai dengan keputusan pemerintah.

“Ganjil genap tetap (berlaku),” tegas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dilansir dari detiknews.

Terkait dengan peraturan tersebut, belum ada perubahan lokasi dan jadwal yang diterapkan di DKI Jakarta.

Lokasi pembatasan lalu lintas tersebut ada di tiga ruas jalan berikut ini : 

1. Jalan Jenderal Sudirman sampai Ruas Bundaran Senayan 

2. Jalan M.H Thamrin 

3. Jalan H.R Rasuna Said 

Pembatasan nomor polisi angka ganjil dan genap dilaksanakan setiap hari, mulai dari 06:00 sampai pukul 20:00. 

Langgar Aturan Ganjil Genap Langsung Tilang 

Polda Metro Jaya tidak lagi memberi keringanan berupa putar balik bagi kendaraan bernomor polisi akhir sesuai angka tanggal yang berlaku.

Dalam hal ini, pengendara yang melanggar aturan ini atau melintasi tidak sesuai tanggal maka akan ditilang dan sudah berlaku sejak 1 September 2021.

Adapun, denda tilang maksimal yang diberikan pengendara senilai Rp500 ribu yang harus dibayarkan sesuai ketentuan.

Selain tilang di tempat, polisi juga akan melakukan penilangan dengan sistem ETLE melalui kamera. 

Untuk mencegah penilangan, beberapa aparat kepolisian disiagakan di Bundaran Senayan, Semanggi, Patung Kuda, Simpang Mampang dan Imam Bonjol di samping KPU.

Perluasan Ganjil Genap di Tempat Wisata 

Selain penerapan di tiga wilayah, penerapan sistem gage juga akan diterapkan di lokasi wisata sesuai arahan pemerintah di ruang publik dan area wisata.

“Penerapan ganjil genap berlaku di tempat wisata mulai Jumat-Minggu tujuannya mengurangi kendaraan ke sana. Supaya jangan sampai kayak Pangandaran minggu lalu pengunjung banyak,” ungkap Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan. 

Sistem ganjil genap di lokasi wisata diberlakukan untuk menghindari membludaknya pengunjung di lokasi-lokasi wisata, sebagaimana terjadi akhir-akhir ini, khususnya di Jumat-Minggu.

Meski demikian, Polda Metro Jaya belum memutuskan wilayah pariwisata mana saja yang diterapkan melalui sistem lalu lintas yang diklaim mampu mengurangi kemacetan panjang.

“Nanti kita akan konsepkan dulu. Kita lihat mana lagi tempat wisata DKI yang buka,” ungkap Sambodo.

Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang perluasan ganjil genap yang tidak hanya berlaku pada ruas jalan protokol saja, melainkan juga akan diterapkan di tempat wisata.

Temukan informasi menarik seputar inspirasi properti, selengkapnya di Rumah123.

"Cari tahu hunian idaman bersama  SQ Residence di sini."

Bagikan:
192 kali