ilustrasi pembangunan rumah subsidi

Pada tahun 2021 ini pemerintah Jokowi melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk melanjutkan program Sejuta Rumah bersubsidi

Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia pada Maret 2020 lalu memukul hampir semua sektor kehidupan masyarakat mulai dari kegiatan sehari-hari hingga ekonomi.

Pada tahun lalu pemerintah hanya mampu membangun 950 ribu rumah subsidi dari total target sebanyak 1 juta.

proyek rumah subsidi

Melansir Merdeka, Kementerian PUPR berkomitmen untuk terus melanjutkan program Sejuta Rumah bersubsidi di tengah kesulitan yang dialami selama tahun 2021 ini.

Hingga bulan Mei 2021 yang lalu, Kementerian PUPR telah berhasil membangun sekitar 280 ribu rumah subsidi lebih di Tanah Air.

“Program Sejuta Rumah di lapangan terus dilaksanakan Kementerian PUPR guna membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak. Di bulan Ramadan lalu pembangunan rumah terus kami dorong dan dari data yang kami miliki jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah lalu tepatnya 11 Mei 2021 lalu capaiannya menembus angka 280.490 unit,” terang Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (18/5), mengutip dari Investor ID.

Keberhasilan tersebut sebanyak 91% merupakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sebanyak 9 % rumah untuk masyarakat di luar berpenghasilan rendah (non-MBR).

rumah subsidi

“Total rumah MBR yang berhasil dibangun sebanyak 255.139 unit dan rumah non MBR sebanyak 25.351 unit. Kami tetap optimis jumlahnya akan terus meningkat hingga akhir tahun 2021 mendatang,” tambahnya

Kementerian PUPR juga mengajak berbagai pihak yang terlibat seperti, pihak swasta, pengembang properti, pemerintah daerah hingga kementerian serta lembaga terkait untuk bisa mensukseskan program Satu Juta rumah bersubsidi.

pembangunan rumah subsidi terus berlanjut

Pembangunan program Sejuta Rumah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai golongan ekonomi.

Mulai dari masyarakat berpenghasilan rendah hingga masyarakat yang berpenghasilan di atasnya.

“Program Sejuta Rumah pada dasarnya adalah upaya pemerintah untuk menggerakkan berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan untuk membangun rumah layak huni untuk masyarakat sebanyak-banyaknya. Bentuk pembangunannya tidak hanya rumah tapak saja, tapi juga bisa berupa hunian vertikal dan targetnya sebanyak 70 % untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 30 % untuk rumah non MBR,” jelas Khalawi Abdul Hamid.

Pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar Rp20 triliun untuk subsidi sebagian rumah yang bisa dibeli oleh masyarakat.

Nah, buat kamu yang sedang mencari rumah dengan harga terjangkau, bisa nih mempertimbangkan membeli rumah subsidi yang dicanangkan oleh pemerintah.

Simak tips dalam membeli rumah subsidi hanya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
213 kali