OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Pondasi Tapak: Jenis, Kelebihan, Kekurangan, dan Fungsinya

19 Juli 2022 · 5 min read Author: Reyhan Apriathama

Pondasi tapak merupakan salah satu jenis pondasi bangunan yang banyak digunakan pada hunian saat ini. Simak seluk beluknya selengkapnya di sini. 

pondasi tapak

Pondasi tapak merupakan salah satu jenis pondasi yang umum untuk diketahui oleh banyak orang.

Pasalnya, jenis pondasi pada sebuah hunian maupun bangunan merupakan hal yang amat sangat penting, terlebih berkaitan langsung dengan kekuatan bangunan tersebut. 

Umumnya, jenis pondasi pada sebuah hunian maupun bangunan kerap diketahui oleh banyak orang, terlebih hal ini selalu ada pada setiap brosur hunian rumah maupun jenis bangunan lainnya. 

Lantas, seperti apa fakta umum mengenai pondasi telapak pada sebuah bangunan? Simak pembahasannya bersama-sama!

Mengenal Apa Itu Pondasi tapak 

Pondasi Tapak Contoh

Sumber : arafuru.com

Pondasi ini biasa disebut dengan pondasi setempat, dengan jenis pondasi dangkal yang bekerja menahan secara terpusat dari kolom, sehingga penempatannya pada titik kolom bangunan. 

Adapun, jenis pondasi ini terbuat dari beton bertulang dengan struktur rangka baik persegi empat maupun persegi panjang yang sangat kuat. 

Umumnya, penggunaan pondasi jenis telapak ini kerap digunakan pada bangunan rumah maupun rukan bertingkat seperti ruko, rumah bertingkat, dengan kemampuan hingga tiga lantai. 

Berdasarkan perhitungan matematis, penentuan dimensi atau ukuran struktur harus berdasarkan analisis yang cermat dan tepat.

Sebab, analisis dan perhitungan matematis tersebut dilakukan untuk mempertimbangkan pembebanan dan daya dukung tanah dari bagian bawah tanah, supaya mampu menahan beban di atasnya. 

Jenis-Jenis Pondasi Tapak yang Wajib Kamu Ketahui 

Ada beberapa jenis pondasi tapak yang perlu kamu ketahui untuk proses membangun rumah secara lengkap berikut ini.

1. Pondasi Tapak Pelat 

Apabila kamu berencana membangun rumah dalam kategori jenis tanah yang labil, maka pondasi tapak pelat sudah sepantasnya untuk diterapkan dengan baik. 

Jenis pondasi telapak pelat ini dapat memastikan kondisi bangunan aman dan tidak mengalami pergeseran berukuran besar dengan struktur kuat.

2. Pondasi Telapak Dinding 

Semakin kuat struktur bangunan maka semakin kuat juga sebuah bangunan itu sendiri pada bagian dinding dengan menjaga beban yang sangat kuat.

Pondasi jenis ini sangat baik untuk memastikan dinding bisa tersebar secara merata dan cocok pada bangunan yang berada di lereng gunung.

3. Pondasi Tapak Rumah Gabungan

Pondasi telapak gabungan digunakan atau dimanfaatkan untuk memberikan support pada dua buah kolom atau lebih.

Adapun,  jenis gabungan juga memadukan dua buah pondasi yang dikaitkan oleh balok pengikat.

4. Pondasi Setempat 

Jenis pondasi ini lebih familiar dengan istilah pondasi telapak kolom dengan pondasi yang dikenal efektif dan tidak makan tempat.

Keuntungan pondasi ini sangat cocok karena tidak memerlukan ruang yang banyak untuk menjaga kekuatan struktural dari bangunan. 

Fungsi Pondasi Tapak Rumah 

Pondasi Tapak

Sumber : arafuru.com

Pondasi pada bangunan pastinya memiliki peranan yang sangat penting dan berpengaruh terhadap struktur dan kualitas bangunan, termasuk pondasi telapak.

Layaknya untuk memenuhi kualitas bangunan, ada beberapa kegunaan yang wajib kamu ketahui antara lain : 

a. Pondasi ini mampu menahan beban bangunan secara horizontal untuk memastikan tidak ada pergerakan bangunan mendatar.

b. Digunakan untuk menahan beban mati atau berat total dari bangunan yang akan dibangun.

c. Mampu menahan beban hidup sesuai dengan beban hunian yang sedang dibangun sesuai fungsinya.

d. Pondasi ini baik untuk menahan beban bangunan untuk mengamankan bangunan dari bencana alam yang bisa terjadi di kemudian hari seperti gempa tektonik dan vulkanik. 

e. Membantu bangunan untuk menahan apabila terjadi penyesuaian bentuk tanah, terutama pada tanah yang labil agar bangunan menjadi tidak bergeser bahkan runtuh. 

Yang harus diperhatikan sebelum menentukan perhitungan pondasi tapak 

Sebelum merancang struktur pondasi secara cermat dan matematis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan pondasi ini, dengan deskripsi sebagai berikut. 

1. Persyaratan ketebalan pondasi 

a. Tebal selimut beton minimum untuk beton yang dicor langsung diatas tanah dan selalu berhubungan dengan tanah senilai 75mm

b. Ketebalan pondasi di atas lapisan tulangan bawah tidak boleh kurang dari 150mm, khusus pondasi di atas tanah.  

2. Persyaratan kuat geser pondasi telapak 

a. Aksi geser satu arah dimana masing-masing penampang kritis akan ditinjau menjangkau sepanjang bidang yang memotong lebar tapak. 

b. Geser dua arah, dimana masing-masing penampang kritis yang akan ditinjau harus ditempatkan sedemikian rupa, hingga perimeter penampang dalam batas minimum. 

c. Jika kedua hal tersebut sulit dipenuhi, maka sebaiknya ukuran pondasi harus ditebalkan.  

3. Kebutuhan bahan pondasi tapak 

a. Batu pecah/split 2-3 (ukuran diameter batu antara 2 sampai 3cm)

b. Selain penggunaan batu pecah, bisa digantikan dengan kerikil 

c. Pasir beton 

d. Semen Portlan 

e. Besi beton

f. Papan cetakan

Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Tapak 

Setiap jenis pondasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, baik secara teknis maupun non teknis, dengan rincian dan deskripsi sebagai berikut. 

Kelebihan Penggunaan Jenis Pondasi Telapak

a. Harga relatif cukup terjangkau

b. Daya dukung pondasi cukup besar dan kuat

c. Galian tanah lebih sedikit (hanya pada kolom struktur saja) 

d. Dapat digunakan satu sampai dengan empat lantai ke atas 

e. Sistem pengerjaan relatif lebih mudah, jika dilakukan pada lobang galian besi khusus. 

Kekurangan Pondasi Tapak

a. Apabila pembuatan struktur pondasi di luar lubang galian pondasi, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama, karena harus dicetak terlebih dahulu

b. Dibutuhkan waktu untuk menunggu beton kering, agar dapat dipindahkan ke posisi lobang tapak yang telah digali sebelumnya. 

c. Dibutuhkan pemahaman mengenai ilmu struktur bangunan, dari segi pembesian maupun penulangan

d. Waktu pengerjaan harus disegerakan, mengingat pengeringan pondasi membutuhkan proses selama hampir 28 hari. 

Dapat disimpulkan jika jenis pondasi telapak merupakan salah satu jenis pondasi yang layak untuk diaplikasikan pada sebuah hunian yang nyaman dan kokoh.

Tak hanya sekadar hunian bertingkat yang mewah saja, hunian sederhana dengan konstruksi yang kuat pun bisa diaplikasikan dengan jenis pondasi ini. 

Oleh sebab itu, pastikan pemilihan pondasi pada sebuah rumah menjadi hal yang penting sebelum membangun rumah secara menyeluruh.  

Yuk, cari tahu inspirasi menarik seputar hunian dan tips membangun rumah selengkapnya di  artikel.rumah123.com.

“Simak keunggulan Metland Transyogi di sini.”


Tag: ,


Reyhan Apriathama
Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA