OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Pluit Junction LakukanPenutupan Atap

04 Oktober 2023 · 2 min read Author:

JAKARTA – Proyek Pluit Junction yang dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo, berhasil menyelesaikan pembangunan struktur atau sudah tercapai 70%. Rampungnya pembangunan struktur ditandai dengan pelaksanaan pengecoran terakhir lantai atap bangunan (topping off), Rabu (22/8). Hadir dalam acara tersebut Dewan Komisaris PT Jakarta Propertindo Ongky Sukasah dan Isa Marwan, hadir juga Dewan Direksi Riko Perlambang dan Rahardjo Djali termasuk para calon tenant (penyewa).

Direktur Proyek Pluit Junction Lutfi Rachman mengatakan, setelah selesai pekerjaan struktur, maka tinggal menunggu tahap penyelesaian akhir (finishing). Sehingga, imbuh dia, pada November 2007 pihaknya tinggal melakukan proses serah terima kunci awal. "Sekalipun November 2007 kami baru melakukan serah terima kunci, tapi beberapa tenant sudah siap beroperasi seperti bioskop 21. Kami mengharapkan, secara keseluruhan proyek ini akan rampung pada akhir 2007," kata Lutfi.

Pluit Junction berdiri pada lahan Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 13.513 m². Bangunan pusat perbelanjaan ini terdiri atas delapan lantai, dengan gross floor area seluas 51.000 m² dengan sistem kepemilikan sewa (leasing). Nilai total investasi Pluit Junction ditaksir mencapai Rp 230 miliar, dengan kepemilikan saham 100% dimiliki oleh Jakarta Propertindo.

Menurut Lutfi, Hingga kini sudah 70% dari ruang yang ditawarkan sudah disewa, dengan harga sewa per m² berkisar Rp 150 ribu – Rp 500 ribu per bulan, belum termasuk biaya service charge sebesar Rp 75 ribu per m² per bulan. "Bulan depan, tenant sudah mulai masuk untuk mengeset pekerjaan interior dan finishing, termasuk Bioskop 21 yang menempati ruang 1.500 m² dan Celebrity Fitness di area seluas 2.500 m²," ujar Lutfi.

Humas Jakarta Propertindo Suryadi menambahkan, salah satu kelebihan dari Pluit Junction adalah rencana pemasangan informasi penerbangan. Fasilitas lainnya adalah free wireless internet connection di sejumlah area tertentu di dalam Pluit Junction. "Selain itu, Pluit Junction juga akan terintegrasi dengan proyek Central Bussiness District (CBD) Pluit, yang dihubungkan pembangunannya dengan jembatan penghubung komersial sepanjang 45 meter dengan Emporium Pluit Mall, yang dibangun bersama oleh PT Jakarta Propertindo dengan Agung Podomoro Group," jelas Suryadi.

Lutfi mengungkapkan, Pluit Junction didirikan untuk memenuhi kebutuhan hiburan masyarakat Jakarta Utara, khususnya Pluit, Muara Karang, Pantai Mutiara, Pantai Indah Kapuk, Bandengan, dan Jembatan Tiga. Sehingga, lanjut dia, warga di kawasan ini tidak usah lagi membuang energi dan menghadapi kemacetan menuju pusat perbelanjaan lain di luar kawasan Pluit. Pekerjaan konstruksi Pluit Junction diserahkan pada PT Adhi Karya Tbk, sementara PT Procon Indah dipercaya sebagai konsultan ritel untuk pengembangan pusat perbelanjaan ini.



IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA