Pemain Sepak Bola Asal Mesir, Mohamed Salah Saat Membela Klubnya Liverpool dalam Final Liga Champions 2019. Salah Berkontribusi Membuat Anak Muda Rajin Salat ke Masjid (Foto: Rumah123/Getty Images)

Mohamed Salah tidak hanya membuat prestasi klub sepak bola Liverpool kian mengkilap, tetapi dia juga membuat masyarakat Muslim di Liverpool rajin salat di masjid.

Salah baru saja membawa klubnya menjadi juara Liga Champions musim 2018/2019 usai mengalahkan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada Ahad (02/07/2019). Salah mencetak gol pertama lewat eksekusi penalti.

Pemain tim nasional Mesir ini menjadi salah satu pemain kunci Liverpool. Dia telah mengemas 71 gol dalam 104 pertandingan di semua ajang kompetisi.

Baca juga: Antar Mesir ke Piala Dunia 2018 Rusia, Mo Salah Tolak Hadiah Rumah Mewah

Kontribusi Salah tidak hanya itu. Dia membuat jumlah jamaah masjid di Liverpool bertambah. Dia juga menciptakan citra baik soal Islam di seluruh Inggris. Sebuah tayangan dokumenter yang ditayangkan oleh Channel 4 mengklaim kalau hal tersebut.

“Semakin banyak dan banyak anak muda yang mendatangi masjid dan menghadiri salat Jumat, ini menjadi fakta kehadiran Mo Salah,” ujar pengurus Masjid Sheikh Abdullah Quilliam, Dr. Abdul Hamid seperti dikutip oleh Mirror.co.uk. Masjid ini merupakan masjid tertua di Liverpool.

Ketua masjid, Galib Khan menyatakan, “Hal ini membawa kegembiraan kepada hidup kita. Semua ini membawa citra positif mengenai semuanya terkait Islam dalam pertandingan dan masyarakat. Saya rasa Mo telah memberikan kami hadiah yang tidak akan kami lupakan.”

Baca juga:  Ini yang Dilakukan oleh Mo Salah Saat Rumahnya Kemalingan

Sementara kepala eksekutif Mumin Khan menambahkan, “Dia merupakan panutan positif bagi komunitas Muslim dan non Muslim di Inggris dan seluruh dunia. Dia sudah mengubah persepsi sejumlah orang mengenai hal negatif tentang agama Islam.”

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp juga memberikan pujian kepada Salah. Bahkan, dia tidak mempermasalahkan saat Salah memutuskan untuk tetap berpuasa ketika final Liga Champions.

“Sungguh fantastis memiliki dia. Dia Muslim dan dia melakukan hal yang dilakukan Muslim sebelum pertandingan, dia membersihkan diri. Jadi kami datang satu atau dua menit lebih awal di ruang ganti sehingga kami siap untuk pertandingan.”

Baca juga:  Setiap Ramadan, Mohamed Salah Rajin Pulang Kampung

Semakin Banyak Anak Muda yang Salat di Masjid Sheikh Abdullah Quilliam, Liverpool, Inggris. Masjid Ini Juga Masjid Tertua di Liverpool (Foto: Rumah123/Mirror.co.uk/Liverpool Echo)
Bagikan: 680 kali