Ilustrasi (Foto: Rumah123/REA Group Australia)

Perum Perumnas membangun dan mengembangkan rusunami (rumah susun sederhana milik) dan apartemen di Rawa Buntu, Tangerang, Banten. Hunian ini berkonsep TOD (Transit Oriented Development) dan terintegrasi dengan Stasiun Rawa Buntu.

Apartemen dan rusunami ini bernama Mahata Serpong. Pembangunannya direncanakan selesai pada 2020 mendatang.

Seperti dilansir oleh Harian Kompas edisi Selasa (11/12/2018), hunian vertikal ini dibangun di atas lahan seluas 24.626 meter persegi. Mahata Serpong terdiri dari enam menara.

Baca juga: Hunian TOD di Cikunir Ini pun Mulai Dibangun

Secara keseluruhan ada 3.632 unit, sebanyak 30 persen di antaranya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sementara situs Kompas.com melansir harga maksimal untuk masyarakat MBR ini adalah Rp250 juta.

Untuk tahap pertama, Perum Perumnas akan membangun tiga tower. Tiga menara ini terdiri dari 1.816 unit apartemen dan rusunami. Ada 330 hunian bersubsidi dan 1.486 hunian non subsidi.

Mahata Serpong menawarkan empat tipe hunian yaitu tipe studio, 1 bedroom, 2 bedroom, dan 2 bedroom plus. Luasnya terentang dari 21 meter persegi hingga 60 meter persegi.

Baca juga: Tinggal di Apartemen TOD Ini Bisa Irit Transportasi Hingga Rp6 Juta per Bulan

Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perum Perumnas, Galih Prahananto menyatakan hunian vertikal ini memiliki sejumlah fasilitas seperti cafe, shower room, tempat hang out, dan lainnya.

Mahata Serpong menjadi salah satu hunian berkonsep Transit Oriented Development yang dikembangkan oleh badan usaha milik negara (BUMN), Perum Perumnas. HK Realtindo dan Adhi Commuter Property juga membuat hunian vertikal serupa.

Nah, buat kamu yang sedang mencari hunian terjangkau dan dekat stasiun, yuk buruan beli rusunami. Semuanya terkoneksi stasiun dan kereta commuter line lho.

Baca juga: Infrastruktur Rampung, Harga Hunian TOD di Bekasi Ini pun Melambung

Bagikan: 2243 kali