beli rumah di luar negeri

Tertarik untuk berinvestasi dengan beli rumah di luar negeri?

Jangan asal beli, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. 

Hal itu untuk menghindari kamu dari penipuan atau kemungkinan permasalahan yang ada di masa depan. 

Yuk, simak tujuh tips aman sebelum beli rumah di luar negeri di bawah ini:

1. Cari Tahu Regulasi Negara yang Kamu Tuju

Setiap negara tentu mempunyai aturan yang berbeda terkait pembelian properti di Indonesia. 

Untuk itu, pastikan kamu mencari tahu lebih dalam terkait regulasi pembelian properti di negara yang kamu tuju. 

Setiap negara memiliki regulasi dan aturan sendiri mengenai pembelian properti oleh orang asing.

Misalnya, negara Australia dan Singapura mengharuskan kepemilikan paspor sebagai identitas resmi. 

Jika kamu kesulitan memahami regulasi tersebut, cobalah terjemahkan regulasi tersebut atau minta bantuan oleh orang yang tinggal di negara tersebut. 

2. Minta Bantuan Pengembang atau Agen Properti

Banyak orang lebih memilih untuk membeli properti secara langsung ke pemiliknya tanpa melalui perantara.

Sebab, harga rumah yang ditawarkan jadi bisa lebih murah dibandingkan melalui pengembang atau perantara. 

Namun, jika kamu masih awam terkait regulasi, maka sebaiknya minta bantuan pengembang atau agen properti. 

Namun jika kamu masih awam mengenai regulasi di luar negeri, ada baiknya hal ini kamu hindari.

Kamu dapat meminta bantuan ke pengembang atau agen properti, sehingga mereka dapat membantumu dari proses pencarian rumah hingga tahap pembayaran.

3. Perhatikan Fluktuasi Mata Uang

Pembelian properti di luar negeri biasanya akan menggunakan mata uang di negara tersebut. 

Untuk itu, pastikan kamu selalu memantai fluktuasi mata uang di negara tersebut. 

Tukarkan menjadi mata uang yang nilainya cenderung tinggi dan stabil, seperti dollar Amerika Serikat. 

Hal ini penting dilakukan agar kamu bisa membeli properti di saat yang tepat, seperti ketika mata uang negara yang dituju sedang turun.

4. Perhatikan Cara Transaksi Jual-Beli Rumah

Jika kamu sudah menemukan properti yang tepat, langkah selanjutnya adalah melakukan transaksi pembayaran. 

Hindari pembayaran secara tunai karena beberapa negara memiliki aturan batas maksimal membawa uang tunai.

Namun, jika kamu berencana membayar menggunakan kredit, jangan lupa untuk melakukan riset dan lebih teliti memilih bank yang kamu ingin pilih.

Pastikan bank merupakan lembaga resmi yang sudah terkenal reputasinya.

5. Cari Tahu Pajak Properti yang Berlaku

Setiap negara juga pasti mengatur pajak untuk kepemilikan properti. 

Aturan pajak jual beli ini umumnya berlaku baik untuk warga negara asing atau warga negara setempat.

Pastikan kamu mengetahui aturan, jumlah, dan cara menghitungnya. 

Selain itu, siapkan juga dana yang cukup untuk membayar properti dan pajak yang berlaku.

6. Biaya Hidup di Luar Negeri

Jika kamu tertarik untuk tinggal di luar negeri, tentu kamu juga harus mencari tahu biaya hidup yang dibutuhkan di negara tersebut. 

Kamu bisa memilih negara dengan biaya hidup yang rendah jika ingin mendapatkan keuntungan serta menghemat pengeluaran. 

Pastikan juga penghasilan kamu mampu menutupi semua biaya yang dibutuhkan saat memilih tinggal di negara tersebut. 

7. Pilih Lokasi yang Strategis

Terdapat beberapa lokasi strategis yang dapat kamu pilih saat berencana untuk beli rumah di luar negeri. 

Berikut lokasi yang bisa kamu jadikan pertimbangan dalam membeli properti:

- Lokasi yang dekat dengan kenalan, tempat kerja, atau keluargamu.

- Lokasi yang dekat dengan pusat kota. 

- Lokasi yang dekat dengan area komersil.

Sebab, properti dengan pertimbangan lokasi tersebut biasanya memiliki harga yang naik setiap tahunnya sehingga cocok dijadikan investasi. 

Itulah beberapa pertimbangan yang harus kamu perhatikan sebelum beli rumah di luar negeri. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti B Residence hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
2097 kali