penguasa dubai

Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed harus membayar Rp10.5 triliun kepada mantan istrinya setelah resmi bercerai. Berikut kisahnya.

Salah satu penguasa Uni Emirat Arab alias Emir Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Ia bercerai dengan Putri Haya binti Al-Hussein dan harus memberikan uang sekitar Rp10,5 triliun kepada mantan istri dan kedua anaknya.

Pengadilan Tinggi Inggris juga memberikan putusan hak asuh atas kedua anak mereka kepada Putri Haya.

Harta Gono Gini Penguasa Dubai

Dilansir dari BBC, keputusan tersebut diberikan atas beberapa pertimbangan. Keputusan ini diambil supaya Putri Haya dapat menutupi biaya pemeliharaan properti yang bernilai jutaan poundsterling.

Ia mempunyai dua properti di Inggris, terletak di samping Istana Kensington, London. Properti ini sempat menjadi tempat tinggal utamanya.

Uang tersebut juga akan digunakan untuk anggaran yang penting meliputi biaya liburan, gaji, dan akomodasi perawat.

Tidak hanya itu, uang Rp10,5 triliun juga akan digunakan untuk biaya perawatan kendaraan lapis baja untuk keluarga dan pemeliharaan berbagai kuda poni serta hewan peliharaan lainnya.

Hakim pun mengharuskan Sheikh Mohammed memberikan tunjangan kepada kedua anak mereka sebesar Rp1 miliar per tahun untuk masing-masing anak.

Mereka adalah Al Jalila Bint Mohammed Bin Rashid Al-Maktoum dan Sheikh Zayed Bin Mohammed Bin Rashid Al-Maktoum.

putri haya Sumber: Pinterest

Kisah Penguasa Dubai dan Putri Haya

Putri Haya merupakan putri mendiang Raja Yordania Hussain dan mantan atlet kuda di Olimpiade. Ia menjadi istri keenam dan istri termuda dari Sheikh Mohammed.

Sedangkan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum sendiri merupakan orang super kaya serta penguasa Dubai dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab (UEA).

Di Timur Tengah, ia terkenal sebagai orang yang mentransformasi Dubai sebagai pusat bisnis dan destinasi wisata. Ia juga pemilik dan pendiri dari Godolphin Stables.

Kasus perceraiannya ini mulai menjadi sorotan dunia setelah Putri Haya kabur ke Inggris. Hal ini termasuk kejadian langka karena keluarga dari Timur Tengah bisanya tertutup.

Kaburnya, Putri Haya pergi ke Inggris karena takut akan ancaman yang membahayakan dirinya. Selain itu, sang suami juga diduga akan membawa kedua anak mereka.

Ia merasa takut kedua anaknya akan diculik dan diterbangkan kembali ke Dubai, tempat ayah mereka.

Ketika berada di Inggris pun Putri Haya kerap mendapat ancaman. Sejak itulah, ia menghabiskan banyak uang untuk keamanan.

Tidak hanya itu, penguasa Dubai Sheikh Mohammed pun diduga telah meretas ponsel Putri Haya secara ilegal.

Mau baca artikel menarik tentang properti dan gaya hidup lainnya? Kamu bisa mengunjungi situs artikel.rumah123.com.

Kalau mau beli hunian impian, mengunjungi situs properti Rumah123.com bisa menjadi pilihan tepat.

Bagikan:
744 kali