tol cisumdawu- rumah123.com Ilustrasi Jalan Tol. Pemerintah Berencana Mengambil Alih Pengerjaan Pembangunan Tol Cisumdawu Agar Cepat Selesai. Tol Ini Akan Menghubungkan Kota Bandung dengan Bandara Internasional Kertajati (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pengerjaan proyek Tol Cisumdawu diharapkan bisa dipercepat. Pemerintah Indonesia bakal mengambil alih proyek ini dari kontraktor China.

Saat ini, pengerjaan proyek tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) masih terus dikerjakan. Namun, pengerjaannya ditengarai lamban.

Laman berita online CNBCIndonesia.com menyitir pernyataan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit.

Baca juga: Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Beroperasi Pada Desember 2019

Pemerintah Indonesia berencana ambil alih pengerjaan Tol Cisumdawu dari kontraktor China. Sebelumnya, persentase pengerjaan adalah China sebanyak 70 persen, sementara Indonesia 30 persen.

Nantinya, ada rencana perubahan menjadi porsi China sebesar 60 persen. Sedangkan Indonesia mempunyai porsi 40 persen.

Danang menyatakan hal ini masih menunggu kepastian dari pemberi pinjaman pembiayaan dari China. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sudah menjalin komunikasi dengan Pemerintah China, kontraktor, hingga pemberi pinjaman.

Baca juga: Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung Gratis Selama 1 Bulan

Dia melanjutkan Basuki menginginkan proses ini berjalan secepatnya. Pengambilalihan porsi pengerjaan ini dilaksanakan lantaran pemerintah ingin pembangunan jalan tol ini cepat selesai.

Tol ini mempunyai peran penting dalam meningkatkan akses di wilayah ini. Tol ini juga mempermudah masyarakat terutama yang tinggal di Bandung dan sekitarnya untuk menuju ke Bandara Internasional Kertajati yang berada di Majalengka.

Keberadaan tol juga membuat mobilitas penduduk, barang, dan jasa antar kawasan juga semakin mudah. Kehadirannya juga bisa mendongkrak harga lahan dan properti.

Tol Cisumdawu Ditargetan Selesai Pada 2020

Danang menyatakan target penyelesaian pembangunan Tol Cisumdawu ini bisa selesai pada 2020. Situs berita online CNNIndonesia.com melansir bahwa pembangunan fisik tol ini sudah mencapai 60 persen pada pertengahan November 2019.

Sementara laman berita online Kompas.com pernah menyitir bahwa pembebasan lahan telah mencapai 86,61 persen pada awal September 2019.

Biaya pembangunan tol ini menelan biaya Rp8,41 triliun. Tol ini memiliki rute sepanjang 60,47 kilometer. Sebenarnya, jalan tol ini sudah mulai dibangun pada 2011. Tol ini sempat diharapkan selesai pada 2016 ketika Bandara Internasional Kertajati selesai dibangun.

Baca juga: 5.200 Kilometer Jalan Tol Akan Dibangun Hingga 2024, Mau Investasi Properti Di Mana?

Tol Cisumdawu memang diharapkan selesai secepatnya. Saat ini, Bandara Internasional Kertajati masih sepi penumpang. Sejumlah maskapai penerbangan juga hengkang dari bandara ini.

Akses jalan ini memang menjadi pekerjaan rumah. Tiadanya akses jalan tol membuat penumpang kesulitan untuk mencapai bandara.

Tol Cisumdawu Terbagi Dalam Enam Seksi

Tol ini bermula di Cileunyi, melewati Sumedang, dan berakhir di Dawuan. Ruas ini mempunyai enam seksi. Cileunyi berada di Kabupaten Bandung Barat, Sumedang berada di Kabupaten Sumedang, dan Dawuan berada di Kabupaten Cirebon.

Seksi I adalah Cileunyi-Rancakalong. Seksi II adalah Rancakalong-Sumedang. Seksi III adalah Sumedang, Cimalaka. Seksi IV adalah Cimalaka-Legok. Seksi V adalah Legok-Ujung Jaya. Sementara Seksi VI adalah Ujung Jaya-Dawuan.

Tol Cisumdawu merupakan bagian dari Trans Jawa. Ruas ini menghubungkan Tol Padalarang-Cileunyi (Tol Padaleunyi) dengan Tol Palimanan-Kanci (Tol Palikanci). Tol Padalarang-Cileunyi merupakan Tol Lingkar Selatan Bandung.

Baca juga: Akan Memiliki 5 Tol Baru, Investasi di Yogyakarta-Semarang-Solo Semakin Menarik

Bagikan: 1521 kali