ular weling ular welang- rumah123.com Seorang satpam meninggal usai digigit ular weling. Banyak yang masih bingung saat membedakan ular ini dengan ular welang. Memang apa bedanya?

Petugas keamanan di sebuah klaster perumahan di Tangerang bernama Iskandar (45 tahun) meninggal usai digigit ular jenis weling. 

Iskandar meninggal pada Rabu, 21 Agustus 2019 lalu.

Satu hari setelah dia dipatuk oleh ular tersebut.

Sebelumnya, dia sempat memainkan ular berbisa tersebut, sebelum kemudian dipatuk.

Korban lemas setelah beberapa saat. 

Rekan-rekan korban langsung melarikan dia ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Sayangnya, Iskandar menghembuskan nafas terakhir pada dini hari meski sempat memperoleh perawatan. 

Ular yang menggigit korban adalah ular tersebut.

Banyak orang yang menganggap kalau ular ini sama dengan ular welang.

Padahal keduanya berbeda, lho!

Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang

Sebenarnya, ular weling (Bungarus candidus) ini berbeda dengan ular welang (Bungarus fasciatus). 

Kamu perlu mengetahui perbedaan ular yang berbisa ini yang masih satu genus, namun berbeda spesies. 

Situs berita online Kompas.com mengutip pernyataan peneliti reptil dan amfibi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy.

ular welang

Amir memaparkan bahwa ada tiga perbedaan ular weling dengan ular welang.

Nah, kamu mesti memahaminya.

1. Pola Belang yang Berbeda

Perbedaan yang mencolok dari kedua ular tersebut adalah pola gelangnya (warna belang) yang berbeda. 

Kedua ulang ini memang memiliki belang, tetapi welang mempunyai pola yang lebih konsisten dan jelas dibandingkan weling.

Ular welang mempunyai pola belang dengan kombinasi warna yaitu hitam-putih atau hitam-kuning. 

Pola belang pada ular welang ini sampai ke perutnya. Jadi pola ini ada di seluruh tubuh ular welang.

Sementara ulang weling memiliki pola hitam-putih pada area punggung dan perutnya berwarna putih.

Hal ini yang membedakan ular weling dengan ular welang. Bagian bawah ulang weling berwarna putih. 

2. Tanda V Terbalik

Ular welang memiliki tanda V terbalik pada bagian kepala, sementara ular weling tidak mempunyai.

3. Bentuk Ujung Ekor 

Mungkin kamu masih bingung dan tidak dapat melihat perut ular lantaran posisinya berada di bagian bawah. 

Nah, perbedaan yang paling terlihat adalah bentuk ekor.

Ada perbedaan antara kedua ular tersebut. 

Ular welang mempunyai ujung ekor yang tumpul, sementara ular weling memiliki ekor yang lancip.

Habitat Ular Weling dan Ular Welang

Kedua ular ini sama-sama berbahaya, namun ular welang memang jarang ditemui dibandingkan saudaranya. 

Ular welang sering berada di area hutan, sementara ulang weling dapat ditemukan di sawah atau kawasan permukiman penduduk.

Ular welang dan ular weling merupakan binatang nokturnal alias hanya beraktivitas pada malam hari.

Kedua ular ini jarang terlihat pada siang hari.

Jika kamu bertemu ular weling atau ular welang, sebaiknya kamu tidak mendekati atau bahkan mengganggu lantaran ular ini berbisa. 

Amir memberikan saran bahwa ular berbisa tidak takut dengan manusia. Ular bisa agresif ketika merasa terganggu. 

Warna ular welang dan ular weling yang mencolok menandakan bahwa ular tersebut memang berbisa. 

By the way, Indonesia belum memiliki penawar bisa ular yang memadai lho lantaran tingkat kematian oleh ular terjadi karena tidak sengaja bertemu.

Kamu disarankan untuk tidak mendekati, mengganggu, atau bahkan memegang ular berbisa seperti ular weling, ular welang, dan juga ular kobra. 

Biarkan saja ular tersebut atau menggunakan tongkat jika ingin mengusir atau lebih baik memanggil pawang ular. 

Jika pawang ular belum datang dan kamu harus mengamankan ular, gunakan tongkat yang panjang.

ular welang Ular Welang Mempunyai Nama Latin Bungatus Fasciatus. Ular Welang Ini Masih Bersaudara dengan Ular Weling. Kedua Ular Ini Dikenal Nokturnal Atau Dijumpai Saat Malam Hari (Foto: Rumah123.com/Wikimedia.org)

Mitos Ular Weling Masuk ke Rumah 

Masyarakat Indonesia percaya dengan sederetan mitos, salah satunya mengenai ular dari jenis apa saja. 

Ada sejumlah mitos terkait ular weling, ular kobra, dan ular lainnya. Apa saja mitos terkait ular weling? 

1. Mahluk Jadi-jadian 

Sebenarnya, masyarakat percaya bahwa ular jenis apa pun yang masuk ke rumah merupakan ular jadi-jadian. 

Mitos ini berlaku untuk semua jenis ular seperti ular kobra, ular weling, dan lainnya. Kamu pasti pernah mendengarnya. 

2. Kalau Ular Dibunuh, Pelaku Akan Dikejar Pasangannya

Ada mitos yang menyatakan sebaiknya tidak membunuh ular weling. Hal ini untuk mencegah balas dendam pasangan ular. 

Kalau hal itu terjadi, pasangan ular weling akan mencari pelaku dan kemudian mengejarnya untuk balas dendam. 

3. Akan Kehilangan Anggota Keluarga

Konon, kalau ada ular weling masuk ke rumah, hal itu menjadi tanda kalau akan kehilangan salah satu anggota keluarga.

Kehilangan ini bisa berupa kematian anggota keluarga atau bisa juga ada anggota keluarga yang pergi jauh. 

4. Pertanda Sial

Jika ada ular weling masuk ke rumah, hal ini dianggap menjadi pertanda sial yang bisa terjadi kepada orang di sekitar kamu.

Atau bisa juga kehadiran ular weling ini menjadi pertanda larangan suatu aktivitas agar tidak dilakukan misalnya pergi ke suatu tempat. 

5. Mengingatkan Janji yang Belum Ditepati 

Kalau bertemu ular weling, bisa diartikan kamu sedang memperoleh pengingat suatu hal atau janji

Misalnya janji yang belum dipenuhi atau ditepati sebelumnya. Masyarakat Jawa percaya mengenai hal ini.

Baca juga: Ini Dia Sejumlah Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

Bagikan:
22979 kali