OK

Perbedaan Ubin dan Keramik, Wajib Tahu Sebelum Membangun atau Renovasi Rumah

08/07/2022 by Dodiek Dwiwanto

perbedaan ubin dan keramik

Hmm, apa sih perbedaan ubin dan keramik? Bagi kamu yang ingin membangun atau renovasi rumah, wajib tahu sebelum membeli produk.

Kalau orang Indonesia membangun rumah sendiri atau sedang merenovasi, biasanya pilihan material lantai adalah keramik.

Pilihan umum yang paling mudah dan murah, material ini bisa dibeli di toko bangunan atau supermarket bangunan.

Namun, ubin porselen juga menjadi pilihan menutup lantai rumah terutama untuk sejumlah bagian yang tidak luas.

Masih banyak orang yang menganggap kalau kedua material ini sama, padahal ternyata berbeda lo. 

Kedua material untuk lantai ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. 

Situs properti Rumah123.com akan membahas mengenai perbedaan ubin dan keramik dengan mengutip berbagai sumber.

ubin tegel

Sumber: Starjogja.com

Perbedaan Ubin dan Keramik

1. Material Pembuatan

Keramik terbuat dari sejumlah bahan dasar seperti tanah liat merah, tanah liat cokelat, dan tanah liat putih.

Dalam proses pembuatan material lantai ini, keramik dibakar dengan temperatur tinggi untuk mengurangi kadar air

Sementara ubin porselen terbuat dari beberapa bahan dasar seperti tanah liat, pasir halus, dan feldspar. 

Saat pembuatannya, ubin mengalami proses pembakaran dengan suhu yang lebih tinggi dari keramik.

2. Teknik Pembuatan

Dalam membuat keramik, semua bahan dicampur hingga merata dan dicetak sesuai ukuran yang diinginkan.

Sementara dalam produksi pembuatan ubin, digunakan cara dust pressing sehingga ubin menjadi lebih padat dan tahan lama.

3. Tampilan Permukaan Material 

Perbedaan ubin dan keramik berikutnya adalah tampilan permukaan material penutup lantai, kamu pasti sudah tahu.

Ubin porselen mempunyai warna dan pola yang lebih bermacam-macam, tampilan warna dan pola lebih variatif. 

Sementara lantai keramik cuma mempunyai pola dan warna yang solid, kira-kira ini perbedaan keduanya.

4. Fungsi Material 

Ubin tegel mempunyai tekstur permukaan yang keras, cocok untuk ruangan yang sering dilewati penghuni rumah, misal dapur dan ruang tamu.

Sebaliknya, material keramik bisa digunakan pada area yang lebih jarang dilewati seperti kamar tidur.

lantai keramik yang cantik

Sumber: Thespruce.com

5. Sifat Ubin dan Keramik 

Perbedaan ubin dan keramik lainnya berupa karakteristik atau sifat, salah satunya ubin lebih rapuh dan susah dipotong.

Material ini juga mempunyai tingkat penyerapan terhadap air yang lebih kecil serta tahan terhadap air dan hujan.

Sedangkan keramik biasanya lebih rentan rusak atau retak, mudah keropos dibandingkan ubin tegel. 

Hanya saja, keramik memang lebih mudah dibersihkan dan tahan noda, hal ini bisa menjadi pertimbangan.

6. Daya Tahan Terhadap Panas 

Keramik memiliki daya tahan terhadap panas yang lebih baik, sedangkan material ubin lebih rentan.

Ubin porselen mempunyai struktur yang lebih padat dan tahan air, tetapi juga berat, cocok untuk di luar ruangan.

7. Cara Memasang 

Tukang bangunan bisa memotong material keramik lebih mudah dengan menggunakan sejumlah peralatan terutama gergaji mesin.

Sementara ubin porselen lebih sulit untuk dipotong atau dibentuk, memerlukan tenaga tukang bangunan yang berpengalaman.

Nah, itulah sejumlah perbedaan ubin dan keramik yang perlu diketahui, tentunya sebelum renovasi rumah. 

Sebelumnya, Rumah123.com pernah membahas mengenai perbedaan lantai marmer dan granit, material batu alam.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan informasi yang menarik mengenai properti hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti dan lainnya karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi, hanya di Rumah123.com.

Kalau kamu sedang mencari rekomendasi properti untuk tempat tinggal atau investasi, pilihan terbaik adalah Griya Reja Residence.


Dodiek Dwiwanto

Dodiek Dwiwanto

Pernah bekerja di biro iklan, majalah, tabloid, surat kabar, media online, dan rumah produksi tayangan televisi.