Pneumonia biasa berbeda dengan pneumonia coronavirus - Rumah123.com Pneumonia biasa berbeda dengan pneumonia coronavirus - Rumah123.com

Wabah coronavirus dari China, kini semakin meresahkan masyarakat dunia. Pasalnya, hingga Rabu 22 Januari 2020, jumlah korban meninggal akibat virus ini mencapai 17 orang. Selain China, virus ini juga sudah menyebar di negara-negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand hingga Amerika Serikat.

Perkembangan virus corona misterius ini bahkan membuat World Health Organization (WHO) menggelar rapat darurat pada pekan ini untuk menentukan apakah wabah virus tersebut dalam status "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional". 

Virus corona diduga menyebabkan pneumonia atau penyakit radang paru-paru. Mewabahnya coronavirus membuat banyak orang yang mempertanyakan perbedaan pneumonia biasa dengan pneumonia yang disebabkan oleh coronavirus.

Dilansir dari Merdeka.com, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, dr Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan bahwa pneumonia yang terjadi di Wuhan, China selatan dan beberapa negara Asia lainnya berbeda dengan pneumonia yang umumnya terjadi di Indonesia. 

Apa perbedaan pneumonia biasa dan pneumonia akibat coronavirus?

Pneumonia yang umumnya terjadi di Indonesia disebabkan oleh bakteri Streptococcus, Staphylococcus, Legionella, dan lain-lain. Sehingga, penanganan dan pencegahannya pun berbeda dan tak bisa disamakan.

Sedangkan pneumonia akibat virus corona, ada beberapa kriteria penentunya:

- Mengalami infeksi saluran pernapasan akut berat dengan riwayat demam dan batuk serta penyebab yang belum pasti

- Mengunjungi atau bekerja di Wuhan dan memiliki riwayat kontak dengan hewan di sana

- Dalam 14 hari ke belakang, melakukan kontak erat dengan orang yang memiliki riwayat terjangkit coronavirus

- Sesak napas dan tidak sadarkan diri dalam waktu yang cepat

Baca juga: 4 Gejala Penyakit Autoimun yang Sering Tak Disadari

Apakah vaksin pneumonia biasa bisa mencegah pneumonia coronavirus?

Apabila kamu berencana untuk pergi ke China, maka vaksin pneumonia biasa tidak bisa digunakan untuk mencegah pneumonia akibat coronavirus. Sebab, penyebab dari kedua penyakit tersebut tidak sama. 

Vaksin pneumonia biasa sangat diperbolehkan untuk dilakukan, namun hanya untuk pneumonia biasa yang saat ini sudah kita kenal. dr Anung Sugihantono, M.Kes mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam perbedaan tersebut. 

Bagikan:
1843 kali