OK

Penyebab Bensin Boros pada Kendaraan, Salah Satunya Kualitasnya Semakin Menurun?

27 September 2022 · 3 min read · by Nik Nik Fadlah

penyebab bensin boros

Ada beragam penyebab bensin boros pada kendaraan. Apa saja faktor penyebabnya?

Pemerintah secara resmi telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada beberapa waktu lalu. 

Namun di balik keputusannya tersebut, terdapat sejumlah pro-kontra di masyarakat. Khususnya untuk bahan bakar Pertalite yang dinilai semakin boros semenjak penerapan harga baru.

Meski begitu, terlepas dari apakah kamu merupakan pengguna Pertalite atau bahan bakar lainnya, terdapat beberapa penyebab bensin boros. Berikut di antaranya.

Penyebab Bensin Boros pada Kendaraan

penyebab bensin boros pada kendaraan

Sumber: Semisena.com

1. Terlambat Mengganti Oli

Tanpa disadari, terlambat dalam melakukan servis kendaraan, seperti halnya mengganti oli bisa menyebabkan bensin cepat boros. 

Jarak tempuh rata-rata setiap kendaraan untuk ganti oli adalah 5 ribu kilometer. 

Nah, apabila telah melewati batas tersebut maka kualitas oli dapat menurun. Tentunya ini bisa memberikan dampak pada kinerja mesin, yang berimbas pada bensin yang cepat boros.

2. Adanya Masalah pada Ban

Sebagian dari kamu mungkin saja bertanya apa hubungannya ban dengan bensin. Namun demikian, keduanya sangat berkaitan erat. 

Sejatinya, kendaraan diharuskan menggunakan ban yang sesuai dengan standar. Namun, pada beberapa kasus, misalnya kendaraan yang telah dimodifikasi, biasanya ukuran ban tidak sesuai.

Ukuran ban yang tidak sesuai dapat menyebabkan gaya gesek dan berat ban semakin bertambah.

Sehingga akselerasi kendaraan pun menjadi terhambat yang menyebabkan boros bensin.

3. Filter Bensin Boros

Filter bensin harus rutin dibersihkan dan wajib diganti apabila jarak tempuh sudah mencapai 30-40 ribu kilometer. 

Tujuannya, untuk membuat bensin menjadi bersih ketika disalurkan ke ruang bakar.

Namun jika bensin kotor, kotoran akan ikut masuk ke dalam ruang bakar dan menyebabkan kualitas bensin menurun.

4. Filter Udara Kotor

Agar mesin bisa menghasilkan tenaga yang maksimal diperlukan suplai udara yang bersih. 

Namun, jika filter udara kotor, ini dapat menyebabkan pasokan udara bersih yang masuk ke dalam mesin berkurang.

Piston pun akan bekerja lebih berat. Alhasil, kamu pun harus menginjak pedal gas lebih dalam. Sehingga, bensin pun cepat boros.

5. AC yang Terlalu Dingin

Air Conditioner (AC) yang terlalu dingin bisa menjadi penyebab bensin boros, lo. 

Sebab, hal tersebut bisa memaksa kompresor bekerja lebih keras yang menyebabkan penggunaan bensin lebih banyak.

6. Salah Menggunakan BBM

bensin boros karena bbm yang salah

Sumber: Sindonews.com

Penggunaan bensin harus disesuaikan dengan jenis mesin kendaraan. Jika tidak, ini bisa menjadi penyebab bensin boros. 

Misalnya saja, kualitas bahan bakar lebih rendah, yakni nilai oktan lebih rendah dari 90.  

Di sisi lain, kendaraan memerlukan oktan yang lebih tinggi. Alasannya, untuk menghasilkan tenaga maksimal agar bensin tidak boros. 

7. Massa Jenis yang Berubah

Ahli Bahan Bakar dan Pembakaran Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswisjajanto mengatakan bahwa faktor penyebab lainnya adalah massa jenis yang berubah.

Massa jenis yang berubah tersebut bisa menyebabkan kualitas bensin, khususnya Pertalite menurun. 

“Jadi artinya dengan uang yang sama, kalau densitas itu turun maka kita akan mendapat energi yang lebih sedikit per liternya dari yang kita bayar,” jelasnya dikutip dari laman Kompas.com.

***

Itulah informasi mengenai penyebab bensin boros. 

Semoga artikel ini bisa membantu, ya!

Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Sedang mencari hunian di sekitar Bogor? Golden Hills mungkin bisa jadi pilihan menarik lainnya, lo.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena Rumah123.com akan selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Nik Nik Fadlah
Nik Nik Fadlah

Biasa dipanggil Nik, seorang penulis di Rumah123.com. Sedang menekuni penulisan di bidang properti. Suka membuat collage art di waktu luang.